Saturday, January 24, 2026

Cara Mencangkok Aglaonema

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—  Cangkok bisa menjadi salah satu jalan tercepat untuk memperbanyak aglaonema. Berikut ini langkah-langkah mencangkok aglaonema.

1. Tanaman siap cangkok harus sehat, bebas hama dan penyakit. Batang sudah muncul di permukaan tanah. Sebuah tanaman dapat dicangkok lebih dari satu, tergantung ukuran aglaonema.

2. Siapkan gelas cangkok secukupnya. Anda dapat memanfaatkan pot plastik berdiameter 10 cm yang biasanya untuk seedling anggrek. Gelas bekas air minum dalam kemasan dapat juga digunakan. Salah satu penampang pot plastik disobek secara vertikal dengan pisau tajam. Sobekan dilanjutkan ke dasar pot.

3. Batang aglaonema yang hendak dicangkok ditoreh sekitar 2 mm. Kemudian oleskan hormon perangsang tumbuh di bekas luka itu. Pot yang tadi disobek dimasukkan ke batang aglaonema. Dua penampang pot yang semula disobek kini disatukan kembali dengan stapler. Tujuannya agar media tanam dalam wadah itu tidak tumpah.

4. Masukkan media tanam di pot mungil itu. Media tanam bisa menggunakan sekam bakar yang telah disiram, tanpa tambahan apa pun.

5. Perawatan tanaman sama saja dengan sebelum pencangkokan. Penyiraman 2—3 hari sekali. Anda dapat menambahkan vitamin B1 yang diberikan setiap 2 kali sepekan.

6. Dua bulan berselang akar mulai tumbuh. Akar-akar itu mulai tampak dari balik pot plastik. Saat itu hasil cangkokan siap dipisahkan dari induk. Namun, jika sebuah tanaman terdapat lebih dari 2 cangkokan, pastikan pot atas juga sudah ditumbuhi akar.

7. Pisahkan setiap tanaman yang telah tumbuh akarnya dengan cara memotong batangnya persis di bawah pot masing-masing. Individu baru itu untuk sementara ditanam di pot plastik hingga 2 bulan. Media tanam terdiri dari campuran sekam bakar, pasir malang, kapur dolomit untuk mencegah keasaman dengan perbandingan 4:1:5.

8. Setelah itu tanaman siap dipindahkan ke pot ukuran 20 cm. Sebulan berselang, tanaman terdiri atas 5—6 daun itu siap jual. Sejak pencangkokan hingga siap jual memerlukan waktu 5 bulan. Induk siap dicangkok lagi setelah 4 bulan kemudian.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img