Monday, August 8, 2022

Cegah Sengon Terserang Karat Tumor

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
uromycladium
uromycladium

Pucuk sengon melingkar-lingkar, menghitam, lalu daunnya berguguran. Batang dan cabang mengering sehingga pohon mati. Itu kondisi sengon di kebun Abdul Hadi di Purwokerto, Jateng. Dari 20 sengon umur 3 tahun, mestinya Abdul Hadi bisa panen kayu 2m3. Penyakit yang menyerang sengon Paraserianthes falcataria itu adalah karat tumor. Dalam 2 tahun terakhir serangannya mengganas dan menjadi pagebluk. Para pekebun sengon di Bali, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat pun menghadapi serangan karat tumor.

Menurut Dr Sri Rahayu, dosen Patologi Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, gejala karat tumor berupa hiperplasia alias pertumbuhan berlebih atau membengkak di bagian terserang. Pembengkakan itu akibat kehadiran cendawan Uromycladium tepperiannum di seluruh bagian tanaman meliputi pucuk, cabang, ranting, daun, dan batang. Rahayu mengatakan karat tumor berkembang intensif di daerah berkelembapan tinggi. Itulah sebabnya sengon yang ternaungi lebih rentan serangan karat puru atau karat tumor. Sebab, sinar ultraviolet tak mampu menembus pohon yang ternaungi. Padahal, radiasi sinar ultraviolet selama 5 jam berturut-turut menghambat perkecambahan spora.

Pencegahan karat tumor harus terpadu sejak persemaian hingga penanaman. Pekebun sebaiknya menggunakan benih yang jelas asal-usulnya dan dari pohon bebas karat tumor. Rendam biji dalam air panas dan fungisida seperti Benlate, Dithane, atau Derosal. Konsentrasi 0,5—1 g/liter air selama 5—10 menit. Sebelum biji berkecambah, semprotkan fungisida protektan berbahan aktif tembaga. Ulangi penyemprotan fungsida protektan berbahan aktif tembaga ketika bibit dipindah ke lahan. Frekuensi penyemprotan 6 hari sekali selama 6 bulan. Enam bulan kemudian interval dikurangi, 2 pekan sekali selama 2 bulan, dan 1 bulan sekali selama 6 bulan. Utamakan penyemprotan pucuk yang jaringannya masih muda dan gampang terinfeksi. Penanganan karat tumor pada tanaman muda tergantung kondisi pohon. Jika pohon terinfeksi dan berpotensi tumbuh baik, maka semprotkan fungisida berbahan aktif tembaga saat mendung. Frekuensi sepekan sekali selama sebulan. Setelah itu intensitas penyemprotan menjadi 2 pekan sekali selama 2 bulan. Namun, jika tanaman tak mampu tumbuh baik, cabut dan lakukan penyulaman dengan bibit sehat untuk memutus daur hidup cendawan. Pencegahan lain dengan mengurangi pupuk nitrogen dan meningkatkan unsur kalium. Kalium meningkatkan kekerasan dan kerapatan sel-sel tanaman sehingga relatif lebih sukar terinfeksi cendawan karat. Bila cendawan menginfeksi cabang atau ranting tanaman dewasa, segera potong kira-kira 10 cm dari area terserang. Gunakan pemotong tajam untuk mencegah gerakan berulang yang bisa berakibat tersebarnya spora ke tanaman lain. Pemotongan bertujuan untuk mengurangi risiko masih terikutnya jaringan tumbuhan yang terinfeksi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img