Friday, December 2, 2022

Daun Antidemam Berdarah

Rekomendasi

Demam berdarah dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti ditakuti karena berujung pada kematian. Dari 4.224 kasus yang didata Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur pada 2000, 0,99% atau 42 penderita di antaranya meninggal dunia. Penyakit yang pertamakali dideteksi di tanahair pada 1968 itu mencapai persentase case fatality rate sebesar 1,02% dari 3.000 kasus.

Gejala demam berdarah yang paling ditakuti adalah pendarahan dan kebocoran plasma akibat kerusakan trombosit darah sehingga pasien mengalami syok. Menurut Dr Drs Suprapto Ma’at, Apt MS dari Laboratorium Patologi Klinik Universitas Airlangga, syok akibat merosotnya jumlah trombosit perlu penanganan segera. “Itu kunci utama menghindari kematian,” ujar doktor Ilmu Kedokteran dari Universitas Airlangga itu.

Prof Dr Soegeng Soegijanto SpA (K) DTM & H, dan Harjono Achmad—dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga—meriset khasiat daun jambu biji untuk demam berdarah. Melalui uji klinis acak yang terkontrol dan tersamar di bagian anak RSU Dr Soetomo, Surabaya muncul hasil mengejutkan. Pemberian 1 sendok teh ekstrak daun jambu biji 3 kali sehari selama 3—4 hari meningkatkan angka trombosit hingga 100.000/µl dari semula 40.000 µl. Itu kabar baik karena daun jambu biji sangat mudah diperoleh.***

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Terluka dan Tidak Bisa Terbang, Petugas Mengevakuasi Burung Rangkong

Trubus.id — Petugas Balai Besar KSDA Sumatra Utara, mengevakuasi burung rangkong yang ditemukan terluka di kawasan konservasi Suaka Margasatwa...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img