Monday, November 28, 2022

Dia Penyelamat Luka Bakar

Rekomendasi

Sore itu Miranti baru saja menyampirkan handuk merah muda di balik pintu kamar mandi. Ia keluar sesaat untuk mengambil pasta gigi. Ketika melangkah meninggalkan kamar mandi itulah ia bertubrukan dengan Sukeni, pramuwisma di rumahnya, yang membawa air panas. Keruan saja air itu tumpah menyiram dada. Ia berterika-teriak, ‘Tolong… tolong….’ Danu Ismadi membawanya ke dokter terdekat. Dokter meresepkan antibiotik, luka bakar oles, vitamin, dan kolagen.

Namun, Danu hanya memberikan antibiotik sebagai pencegah infeksi. Obat lain yang diresepkan dokter ditinggalkan. Beberapa menit sebelum ke dokter, Danu mengoleskan jel teripang di atas luka anaknya. ‘Untuk perbaikan kulit saya lebih percaya pada teripang,’ kata Danu. Selain obat luar yang dioleskan, Miranti juga mengkonsumsi ekstrak teripang. ‘Rasanya dingin, panas luka langsung hilang,’ kata Miranti. Dalam sehari ia mengkonsumsi 3 kali masing-masing 2 sendok makan.

Malam harinya, Miranti tetap dapat tidur tenang. Tak ada erangan lantaran sakit atau nyeri akibat luka air panas itu. Setiap hari ia disiplin mengkonsumsi ekstrak teripang dan obat oles. Sepekan kemudian, ia merasakan bedanya. Kulit yang semula meregang dan kaku menjadi lebih elastis dan lentur. Luka itu semakin menutup dan tidak menghitam. Rasa nyeri juga berkurang. Lima belas hari berselang, luka di dada kanannya itu mengering dan terkelupas, lalu tumbuhlah kulit baru yang tidak meninggalkan bekas luka.

Kolagen

Menurut dr Dendi Sudiono SpKK, spesialis kulit dan kelamin, ‘Untuk mengatasi luka bakar diperlukan bahan-bahan yang mengandung banyak kolagen. Sejatinya kulit kita mempunyai senyawa kolagen. Senyawa itu terbentuk dari jaringan serabut elastin dan serabut kolagen. Keduanya bahu-membahu, saling mengisi, dan membuat keras serta kencang lapisan kulit bagian atas. Selain itu, kolagen juga menyumpal bagian permukaan kulit yang tak merata, termasuk keriput serta kulit bekas jerawat.

Namun, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen di dalam tubuh menurun. Pada awal usia 30 tahun, produksi kolagen menurun drastis. Dampaknya matriks kolagen kulit menjadi rentan terhadap serangan lingkungan luar dan mudah rusak. Makin sedikit jumlah kolagen, kulit tampak transparan dan kurang elastis. Akibatnya banyak garis penuaan dan kerutan. Oleh karena itu untuk mencegah kerutan, banyak orang menggunakan kolagen. Lewat teknik penyuntikan, bagian tubuh yang menua diisi kolagen. Hasilnya, kulit menjadi kencang dan tampak muda kembali.

Keampuhan ekstrak teripang untuk mengatasi luka bakar amat sohor di Malaysia. Dr Yakob Hasaan dari Universitas Malaya membuktikannya. Neneknya pernah menjalani operasi leparaktomi alias pengambilan kulit perut di bagian tengah. Darah terus mengalir dari bekas sayatan dan luka kian meluas. Setelah meminum air rebusan teripang selama seminggu, luka sepanjang 15 cm itu kering serta perih pun hilang.

Lantaran penasaran, Hassan membawa rebusan teripang ke laboratorium di Kualalumpur, Malaysia. Ahli farmakologi klinis itu membuat percobaan. Tiga kelompok kelinci masing-masing terdiri atas 5 ekor disayat hingga menimbulkan luka sepanjang 10 cm. Luka sayat pada kelompok pertama diolesi air rebusan teripang; kelompok II, yodium; kelompok III, tanpa perlakuan. Air rebusan teripang dan yodium diberikan 3 kali sehari. Dua hari berselang, luka kelompok pertama mengering; kedua tetap basah; ke-3, terinfeksi.

Menurut Prof Zaiton Hassan dan M. A Kaswandi dari Universitas Kebangsaan Malaysia, efek penyembuhan luka itu juga lantaran kandungan asam lemaknya. Kandungan asam lemak teripang Stichopus chloronotus antara lain miristat, palmitat, palmitoleat, stearat, oleat, linoleat, arakhsidat, behenat, erusat, eicosapentaenat (EPA), dan docosahexaenat (DHA). Kedua senyawa terakhir itulah yang berperan memperbaiki jaringan rusak.

Awet muda

Selain teripang, organ yang kaya kolagen antara lain plasenta bayi. Plasenta mengandung senyawa amnion segar yang kaya kolagen. Oleh sebab itu, plasenta bayi yang dilahirkan ibu sehat mempercepat menutupnya luka bakar. Sayang, tak mudah mendapatkannya. Teripang juga kaya kolagen. Kadarnya mencapai 86%. Untuk mencarinya juga relatif mudah. ‘Teripang efektif menutup luka juga karena memiliki faktor penumbuh sel,’ kata dr Maria Theresia Karnadi, kepala Poliklinik Kejaksaan Tinggi Jakarta Selatan.

Itu terlihat dalam regenerasi sel. Buktinya ketika satwa laut itu terbelah menjadi 2 bagian, cepat menyatu kembali, hanya dalam 9-90 hari. Dengan kemampuan itulah luka bakar Miranti pulih. Dengan khasiat itu, ekstrak teripang menjadi pilihan untuk menjaga elastisitas kulit sehingga kelihatan lebih muda. Bukankah awet muda menjadi dambaan setiap orang? Impian itu diperoleh dengan menyuntikkan kolagen asal sapi yang harganya jutaan rupiah. Jalan lain rutin mengkonsumsi ekstrak teripang. (Vina Fitriani)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id— “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari, Kecamatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img