Sunday, January 25, 2026

Durian Jawara dari Segamat

Rekomendasi
- Advertisement -

Kontes durian di Johor, Malasyia, melahirkan jawara baru berdaging buah tebal, kering, tekstur lembut, dan manis.

Durian P089 juara ke-2 karena sosok
buah yang tidak simetris.

Trubus — Durian itu datang dari Distrik Segamat, bagian utara Johor, Malaysia. Ketika panitia Ekspo Tani dan Pesta Buah-buahan Negeri Johor 2019 membuka buah itu tampak daging buah yang kuning cerah. Daging buah juga tebal, kering, dan teksturnya amat lembut. Buah durian dengan nomor peserta P.087 itu bercita rasa manis dan sedikit pahit. Pohon penghasilkan buah durian jawara itu milik Mohamad Zin. Umur pohon mencapai 40 tahun.

Kontes durian berlangsung di Padang Awam, Majilis Perbandaran Segamat (MPS), Kampung Abdullah, Distrik Segamat, Johor, Malaysia. Panitia menetapkan hanya durian lokal yang diperbolehkan untuk mengikuti kontes. Khususnya durian yang belum terdaftar sebagai varietas unggul Malaysia.

Harga mahal

Para juri (kiri-kanan) Panca Jarot Santoso, Hishamuddin bin Achmad, Anton Kamaruddin, dan Hazri bin Wagiman.

Dewan juri terdiri atas 5 orang, dengan ketua Dr. Johari Sarip, peneliti Malaysian Agricultural Research and Development Institute (MARDI). Adapun anggota juri Hishamuddin Ahmad dan Hazri Wagiman, keduanya dari Jabatan Pertanian Negeri Johor. Adapun juri dari Indonesia adalah Dr. Panca Jarot Santoso (Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Solok, Sumatera Barat) dan Anton Kamaruddin (Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat).

Sosok durian jawara bercita rasa manis dan pahit dengan daging buah tebal.

Dewan juri menobatkan durian milik Zin sebagai yang terbaik. Saat kontes yang berlangsung pada 28 Juni 2019 itu koleksi Zin mengalahkan 15 peserta lain. Di negeri jiran harga Durio zibethinus itu RM60 setara Rp204.000 per kilogram, karena khalayak mengenalnya. Harga itu mengalahkan harga raja durian, musang king yang dibanderol hanya RM 50 setara Rp170.000 per kilogram. Bobot buah durian rata-rata 2 kg sehingga harga rata-rata Rp400.000 per buah.

Koleksi lain Mohamad Zin bernomor peserta P. 087 meraih juara kedua. Cita rasa pahit buah durian pemenang kedua itu lebih dominan dibandingkan dengan rasa manis. Daging buahnya tak kalah lembut, relatif halus, dan berserat halus dibandingkan dengan pesaingnya. Kekurangannya bentuk buah yang tampak kurang elok. Sosoknya tidak simetris menjadikan persentase porsi yang dapat dikonsumsi atau edible portion lebih rendah.

Zin mengatakan, tidak ada perlakuan khusus untuk menghasilkan durian unggul. Genetik pohon memang bagus sehingga berhasil membuat kedua durian itu meraih posisi tertinggi. Menurut Hishamuddin Ahmad melalui kontes, varietas durian, koleksi, dan bibit-bibit baru makin bertambah dan dapat tercatat dengan baik. “Jauh hari sebelum kontes, penilaian awal dan peninjauan telah dilakukan terhadap durian lokal yang dianggap layak untuk mengikuti kontes,” kata Hazni Wagiman dari Jabatan Pertanian Johor.

Sentra besar

Segamat salah satu distrik di negara bagian Johor sebagai sentra terbesar durian. Luas penanaman durian di Segamat mencapai 4.372 hektare. Adapun produksinya hingga 10.546 ton pada 2017. Distrik lain di negara bagian terbesar ke-5 di Malaysia sebagai sentra durian adalah Muar, Tangkak, dan Batupahat. Setidaknya 12 varietas durian unggul nasional Malaysia berasal dari Johor Darul Takzim.

Suasana Ekspo Tani dan Pesta Buah-buahan Negeri Johor 2019, Johor, Malaysia.

Varietas kampiun itu kini telah terdaftar di lembaga Senarai Pendaftaran Varieti Tanaman Kebangsaan Jabatan Pertanian. Artinya. Bila varietas buah terdaftar kualitas buah durian itu unggul dalam skala nasional. Salah satu varietas durian asal Johor yang terkenal adalah durian D168 alias hajah hasmah atau lebih akrab dengan sebuatan durian IOI. Kulit buahnya yang hijau pekat dan berduri amat kontras dengan warna daging buah.

Daging buah durian terkenal itu amat seronok, yaitu jingga terang. Adapun tekstur buah amat lembut. Para pencinta durian memburu cita rasa manis dengan sedikit pahit dan terdapat pada durian kampiun dari Segamat. (Anton Kamaruddin periset Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat)

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img