Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan inovasi terbaru dalam pendataan hasil tangkapan ikan, yakni e-Logbook versi 3. Aplikasi ini menandai era baru pencatatan digital di sektor perikanan dengan fitur unggulan berupa identifikasi jenis ikan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan bahwa penerapan sistem ini akan membantu pemerintah mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang hasil tangkapan dan stok sumber daya ikan nasional.
“Nantinya seluruh kapal penangkap ikan bisa mengimplementasikan penggunaan e-Logbook ini, yang terintegrasi, sehingga kita dapat mengetahui secara pasti seberapa besar jumlah penangkapan ikan bahkan menghitung stok potensi ikan kita,” ujarnya dilansir pada siaran pers.
Peluncuran e-Logbook versi 3 dilakukan di Bali dalam rangkaian Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan, memperingati HUT ke-26 KKP. Inovasi ini merupakan bentuk kolaborasi antara KKP dan para mitra pembangunan dalam mendukung program ekonomi biru, khususnya dalam penerapan penangkapan ikan terukur.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif menyebutkan bahwa kerja sama lintas pihak akan mempercepat transformasi sektor kelautan dan perikanan menuju sistem yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing. “Sinergi dengan para mitra kami harap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan Syahril Abd Raup menjelaskan bahwa versi terbaru e-Logbook kini mampu merekam koordinat kapal dan kecepatan pergerakannya dengan memanfaatkan sistem GPS. Data tersebut menjadi penting untuk memastikan lokasi penangkapan sesuai izin yang dimiliki kapal.
“Informasi ini membantu memastikan kegiatan perikanan berjalan transparan dan sesuai aturan,” jelasnya.
Lebih jauh, aplikasi e-Logbook versi 3 juga dibekali kemampuan mendeteksi dugaan ketidakpatuhan daerah penangkapan ikan (DPI) serta memprediksi waktu kedatangan kapal di pelabuhan.
Menurut Syahril, sejak 2018 KKP terus mengembangkan dan menyempurnakan sistem e-Logbook agar mampu menjawab berbagai tantangan dalam pendataan hasil tangkapan nelayan. “Aplikasi ini hadir untuk menjadi jawaban atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi dalam pendataan produksi ikan tangkapan,” tandasnya.
Dengan integrasi teknologi kecerdasan buatan, peluncuran e-Logbook versi 3 diharapkan tidak hanya meningkatkan akurasi data perikanan nasional, tetapi juga memperkuat transparansi dan tata kelola perikanan yang berkeadilan serta berkelanjutan.
