
Serangan hama pada padi tidak hanya berhenti di sawah. Serangan Rhyzopertha dominica di tempat penyimpanan gabah menyebabkan hasil hilang 7% dalam 6 bulan. Asap tempurung kelapa salah satu cara mengusirnya. Itulah hasil penelitian A. Ketut Aryawan, Bambang Tri Rahardjo, dan Ludji Pantja Astuti dari Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang Pengasapan gabah dengan membakar tempurung kelapa selama 1 jam dapat mematikan 50% imago R. dominica sehingga menurunkan populasinya. Selain itu, asapnya dapat merusak telur dan mematikan larvanya, Kandungan senyawa fenol dan karbonil dari asap pembakaran tempurung kelapa, yang melekat pada permukaan bulir gabah merupakan penyebab kematian imago R. dominica.***
Penyelamat Buah Kakao
Hama utama yang menyerang buah kakao adalah penggerek buah Conopomorpha cramerella. Hama meletakkan telurnya pada alur kulit buah. Setelah jadi larva, ia menusuk buah kakao itu. Kehilangan hasil akibat serangannya mencapai 60–84%. Menurut penelitian Wawan W. Efendi dan Zulaikhah Nuraini, alumnus Universitas Muhammadiah Malang, daun sirsak efektif mengendalikan dan membasmi hama penggerek buah. Daun Annona muricata itu mengandung senyawa acetogenins, antra lain asimisin, bulatacin, dan squamosin. Semprotkan pestisida nabati itu ke tanaman dan buah kakao. Akibatnya, penggerek mati 100% setelah 24 jam. Pengaplikasian daun sirsak sebagai pembasmi penggerek buah sebaiknya pada saat fase imago (dewasa).***
