Monday, August 8, 2022

Habanero, Lebih Pedas daripada Rawit

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

scoville_cabeSeperti apa pedasnya cabai rawit merah, yang harganya sempat menyentuh Rp100.000/kg beberapa waktu lalu? Jika ada yang tidak puas dan menyatakan kurang pedas, saatnya mencoba habanero. Capsicum chinense asal Havana, Kuba itu menjadi cabai favorit di Amerika Serikat. Jika cabai rawit Capsicum frutescens diberi skor pedas 50.000—100.000 satuan pedas menurut Scoville heat unit, maka habanero mendapat skor setingkat lebih tinggi, 100.000—350.000 satuan pedas.

Scoville heat unit menyatakan ukuran kepedasan cabai, dengan tingkat kepedasan terendah 0 diiisi oleh cabai hias bell pepper dan tingkat tertinggi diduduki oleh zat kapsaisin murni dengan 15-juta—16-juta unit pedas. Kapsaisin adalah zat dalam cabai yang merangsang lidah untuk merasakan pedas. Di atas habanero, masih ada naga jolokiya yang bentuknya sekilas mirip habanero. Nilai jolokiya 855.000—1.360.000 unit pedas menurut Scoville heat unit. Keduanya sering tertukar sehingga habanero kerap dianggap cabai super pedas.

nagajolokiyaHabanero dan naga jolokiya tidak tersedia di pasaran bebas, tapi beberapa penangkar tanaman mempunyai bibitnya. Dengan media tanam dan perawatan tepat, sensasi pedas keduanya pun bisa dinikmati di rumah. Jadi, berani mencoba? ***

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img