Harga Pangan 9 September 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp92.400 per Kg

Rekomendasi

Harga sejumlah komoditas pangan mengalami perubahan pada 9 September 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang ditampilkan pada laman harga pangan, harga rata-rata nasional cabai rawit merah mencapai Rp92.400 per kg.

Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan harga paling tinggi secara persentase, yakni 11,73% atau naik Rp9.700 per kg. Harga cabai rawit hijau juga meningkat 4,11% menjadi Rp64.650 per kg, sedangkan cabai merah keriting naik 6,15% menjadi Rp60.450 per kg.

Harga cabai merah besar tercatat Rp52.800 per kg atau meningkat 1,15% dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan juga terjadi pada bawang merah ukuran sedang yang mencapai Rp39.650 per kg, naik 3,12% atau Rp1.200 per kg.

Sementara itu, bawang putih ukuran sedang berada di level Rp39.600 per kg, naik tipis 0,38% atau Rp150 per kg. Pada kelompok beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.850 per kg, sedangkan kualitas bawah II Rp15.100 per kg atau meningkat 3,07%.

Harga beras kualitas medium I tercatat Rp16.250 per kg setelah turun 1,81% atau Rp300. Beras medium II juga turun 1,83% menjadi Rp16.050 per kg, sementara beras kualitas super I dan II masing-masing Rp17.350 dan Rp16.900 per kg.

Komoditas protein hewani menunjukkan pergerakan berbeda. Harga daging ayam ras segar turun 7,16% atau Rp3.000 menjadi Rp39.550 per kg, sedangkan daging sapi kualitas I Rp147.650 per kg dan kualitas II Rp141.000 per kg.

Pada komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium mencapai Rp20.600 per kg atau naik 1,13% dari sebelumnya. Gula pasir lokal tercatat Rp19.100 per kg.

Harga minyak goreng curah berada di level Rp20.750 per kg, naik 1,47% atau Rp300. Minyak goreng kemasan bermerek I justru turun 0,41% menjadi Rp24.250 per kg, sedangkan kemasan bermerek II naik 1,5% menjadi Rp23.750 per kg.

Sementara itu, harga telur ayam ras segar tercatat Rp29.250 per kg, turun 1,35% atau Rp400 dibandingkan harga sebelumnya. Data tersebut menunjukkan cabai, terutama cabai rawit merah, menjadi komoditas yang mengalami tekanan kenaikan harga paling menonjol pada 9 September 2026.

Foto: Canva

Artikel Terbaru

Beras Pratanak Dikembangkan untuk Tingkatkan Nilai Tambah Petani

Trubus.id — Beras pratanak dengan indeks glikemik rendah dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah hasil panen sekaligus mendorong kesejahteraan petani....

More Articles Like This