Wednesday, January 28, 2026

Hasil Ikan Tangkapan Naik 100 Persen

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Teknologi pemacu rumpon mampu meningkatkan tangkapan ikan hingga 100%. Menurut peneliti pemacu rumpon, Dr.Ir. Zulkarnain, M.Si., menarik perhatian ikan merupakan salah satu teknik penangkapan ikan.

Cara menarik ikan terbagi menjadi rangsangan penglihatan (lampu/cahaya), tempat berlindung (rumpon, bagan), dan rangsangan kimiawi (pakan,umpan). Teknologi pemacu rumpon pada bagan adalah kombinasi serangkaian cara untuk menarik perhatian ikan. Alasannya terdiri atas atraktor jaring, protein, dan cahaya lampu pada bagan.

“Bisa juga ditambahkan atraktor dari daun kelapa agar ikan tertarik,” kata Zulkarnain.

Wahyudin salah seorang nelayan merasakan betul keunggulan menggunakan teknologi pemacu rumpon itu. Pasalnya hasil tangkapan ikan di bagan milik Wahyudin selalu lebih banyak dibandingkan dengan bagan nelayan lain sejak awal 2022.

Lazimnya bagan diarungkan di laut selama beberapa hari hingga berbulan-bulan. “Jika di tempat lain hanya 3 keranjang, sedangkan di bagan saya bisa 10 keranjang per sekali tangkapan,” kata nelayan di Kampung Kebonturi, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, itu.

Satu keranjang memuat sekitar 20 kg ikan. Beberapa jenis ikan hasil tangkapan yakni ikan semar, ikan tongkol, dan sotong. Harga jual Rp15.000 per kg di tingkat nelayan. Artinya, omzet Wahyudin Rp3 juta per sekali penangkapan, sedangkan nelayan lain hanya Rp900.000.

Saat musim ikan melimpah nelayan bisa memanen 10 keranjang. “Saat musim ikan melimpah di bagan saya bisa 15 keranjang per sekali tangkapan,” kata nelayan sejak 1987 itu. Artinya, panen ikan Wahyudin lebih tinggi 50—200% dibandingkan dengan nelayan lain.

Ya, Wahyudin memanen ikan lebih banyak ketimbang nelayan lain sejak menggunakan pemacu rumpon pengundang ikan. Teknologi pemacu itu berbahan dasar cacahan ikan dan campuran asam amino yang bisa mengundang ikan berkumpul di area tangkapan.

Wahyudin memasukkan pemacu berbentuk pasta beku itu pada kantong umpan. Kemudian ia menurunkan kantong umpan pada kedalaman 2—4 meter pada pukul 17.00. Selang satu jam Wahyudin menyalakan lampu untuk memancing ikan berkumpul dan menarik jaring untuk memanen ikan.

Perlakuan itu terbukti meningkatkan hasil tangkapan dibandingkan dengan tanpa aplikasi pemacu atau booster. Lantas apa saja syarat booster efektif? Menurut Wahyudin, terpenting booster dalam kedaan segar sehingga diaplikasikan beku.

“Jika kurang segar ikan tidak tertarik,” kata Wahyudin. Kebutuhan pemacu Wahyudin sebanyak 3 kg per bagan per malam. Satu booster berbentuk pasta berbobot 0,5 kg. Waktu efektif satu booster hanya 2,5 jam sehingga mesti mengganti agar menarik ikan lebih optimal.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img