Trubus — Kontes kucing internasional Cat Fancier Association (CFA) lain pun berlangsung di Bellevue Mall, Pangkalanjati, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat pada 9 Maret 2019. Kucing persia berwarna putih, Hurayra Naeemah kembali menjadi primadona pada kelas championship. Kucing persia satu setengah tahun milik pehobi asal Bandung, Jawa Barat, Ririn Subroto itu mendapat nilai tertinggi untuk kategori Championship dan Championship breed of Indonesia.

Menurut juri asal Jepang, Edward Maeda, kondisi persia putih itu sangat baik. Bentuk kepala yang baik, memiliki tubuh pendek sesuai standar. Selama show konsisten menampilkan performa baik, sehingga layak menjadi yang terbaik. “Kucing yang cantik secara keseluruhan,” kata Edward. Menurut perawat Naeemah, Ray Mananggar, konsistensi perawatan harian penting. Ia melakukan grooming selang 3 hari sekali dan asupan nutrisi tambahan.
Pakan tambahan racikan sendiri yakni campuran ayam dan pakan kucing untuk menjaga bobot ideal. Bobot ideal indikator kucing sehat. “Bobot persia betina dewasa 4—5 kg, kadang juri lebih senang sedikit lebih berat lagi,” kata Ray. Menurut ketua panitia kontes, Muhammad Qaidi Barak, total 140 kucing berpatisipasi pada kontes bertajuk Magnifi Cat itu. Kucing ras asal kota besar seperti Bandung, Jakarta, Malang, dan Surabaya meramaikan acara.
Ras dominan terbanyak yakni maine coon, persia, dan exotic. Jumlah peserta householdpet atau kucing rumahan pun cukup banyak yakni 19 ekor. Kontes terasa spesial karena datang peserta dari Kuwait. Menurut Qaidi acara terselenggara salah satunya dukungan dari Kuwait Cat Friends of Kuwait (CFK). Total 4 juri CFA menilai kontes. Rinciannya 3 juri dari Jepang dan satu juri dari Australia. Hari berikutnya juga diadakan fun show atau kontes yang bersifat fun. Penilaian dilakukan dua juri CFA asal Jepang. (Muhamad Fajar Ramadhan)
