Friday, December 9, 2022

Juara Jakarta dan Surakarta

Rekomendasi

Sama-sama cantik, sama-sama menang.

Penampilan sempurna Sansevieria arborescens akhirnya menaklukkan hati tiga juri. Sapto Nugroho juri dari Surabaya, Taufik Hidayat (Tangerang), dan Syah Angkasa (Depok) pun sepakat menabalkan lidah mertua berumur 5 tahun itu sebagai juara ke-1 di kelas variegata mix utama. “Karakter coraknya paling kuat dan warna variegatanya lebih cerah dibanding yang lain. Termasuk pesaing utamanya, sansevieria boncel,” kata Sapto. Arborescens tampil sempurna dengan sosok daun kompak dan matang. Pesaing utama, boncel—jenis yang selama ini melanggani juara di kontes—pun harus rela menempati peringkat dua.

Padahal tak ada persiapan khusus yang dilakukan si empunya, Akiong. “Rumah saya baru terendam banjir,” tutur pehobi di Bandengan Utara, Jakarta, yang ikut tertimpa musibah banjir besar yang melanda Jakarta pada awal tahun. Koleksi lidah mertua selamat karena Akiong meletakkan kelangenannya itu di lantai dua kediaman.

Kendala banjir

Kemenangan pada kontes sansevieria yang berlangsung di Taman Anggrek Indonesia Permai (TAIP), Jakarta Timur, pada 26—27 Januari 2013 itu ibarat mempertegas keandalan arborescens. Lidah jin itu menyabet gelar serupa di kelas sama pada kontes sansevieria di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, setahun silam.

Kontes nasional di TAIP yang diselenggarakan oleh Banteng Sansiviera Community (BSC) itu merupakan ajang kedua setelah kontes di Lapangan Banteng pada Juni 2012. Menurut Dedy Wiji, sekretaris kontes, jumlah peserta kontes kali ini memang lebih sedikit dibanding kontes di Lapangan Banteng yang mencapai 189 tanaman. “Kontes kali ini diikuti 130-an tanaman,” kata lelaki berambut cepak itu.

Juara ke-1 kelas hibrida Indonesia prospek, tampil cantik dengan karakter kuat
Juara ke-1 kelas hibrida Indonesia prospek, tampil cantik dengan karakter kuat

Wiji menduga waktu penyelenggaraan bertepatan dengan libur panjang dan musim hujan menyebabkan jumlah peserta merosot. Menurutnya di musim hujan penampilan lidah mertua kurang optimal dibanding saat musim kemarau. “Para peserta dari Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur, red) ragu apakah TAIP aman dari banjir,” kata Noldy, bendahara kontes.

Para pemilik lidah mertua peserta kontes di TAIP datang dari Wonosobo, Yogyakarta, Surabaya, dan Jabodetabek. Panitia membagi peserta ke dalam 12 kelas. Di kelas juvenil variegata keluar sebagai pemerang Sansevieria robusta milik Dzulfaqar dari Tangerang. Di kelas hibrida Indonesia prospek giliran Sansevieria eilensis x pink bat koleksi Tangerang Sansivieria Club (TSC) menjadi jawara. “Sansivieria hibrida Indonesia terus meningkat kualitasnya. Bisa dikatakan sansevieria hibrida yang kemarin tampil adalah yang terbaik,” kata Taufik Hidayat, salah satu juri.

Anthurium

Dua pekan berselang, Komunitas Anthurium Solo Raya di Jawa Tengah juga menyelenggarakan kontes berskala nasional. Penggemar anthurium dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Magetan berkumpul di Taman Balekambang, Surakarta, Jawa Tengah, pada 10 Februari 2013. “Total peserta sekitar 120 tanaman,” tutur Andriyana Irawan, penanggung jawab kontes.

Juara ke-1 kelas anthurium jenmanii madya, sosok besar dengan daun kompak dan simetrisTerdapat 7 kelas lomba, yaitu anthurium jenmanii pemula, anthurium jenmanii prospek, anthurium jenmanii madya, anthurium jenmanii utama, anthurium jenmanii warna, anthurium jenmanii kobra, dan anthurium nonjenmanii. Dari semua kelas pertarungan di kelas anthurium jenmanii pemula yang paling sengit. “Semua tanaman penampilannya bagus. Jika dilihat dari susunan daunnya yang kompak dan simetris, kemudian urat daunnya yang tegas dan berkarakter, semua peserta di kelas pemula layak menjadi juara,” tutur Wiyono, juri asal Jakarta.

Pada akhirnya ketiga juri yaitu Sulistyo dari Boyolali, Ginting Srikusmayadi (Solo), dan Wiyono memilih anthurium jenmanii koleksi Ragunan Grup dari Jakarta. “Ia unggul dari segi kesehatan dibanding peserta lain,” tutur Ginting.

Menurut Ginting, tren anthurium yang kini tengah meredup bisa meningkat kembali asalkan para hobiis terus konsisten merawat tanaman koleksi dengan baik sehingga tetap berpenampilan cantik. Konsistensi para hobiis itu terlihat pada lomba di Taman Balekambang. (Bondan Setyawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Mentan Ingin Produk Hortikultura Segera Tembus Pasar Mancanegara

Trubus.id — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menginginkan produk hortikultura, seperti buah dan sayur bisa tembus pasar mancanegara. Mengingat,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img