Sunday, August 14, 2022

Kampiun di Cibinong

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Koi taisho sanshoku peraih grand champion unggul karena pola warna dan ukuran tubuh yang optimal.
Koi taisho sanshoku peraih grand champion unggul karena pola warna dan ukuran tubuh yang optimal.

Boy Rusli girang bukan kepalang menjadi juara umum pada kontes maskoki di Raiser Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 19—21 Agustus 2016. Pasalnya ikan-ikan milik pehobi asal Jakarta itu sukses menjadi juara ke-1 di lima kelas berbeda, yakni kelas oranda super jumbo, ryukin senior, oranda jumbo, ranchu senior, dan ryukin senior. Ikan koleksi Ricky Sugiarto meraih gelar grand champion (GC).

“Saya bangga, karena ikan asli yang ditangkarakan di Indonesia pun bisa menjadi juara,” kata Ricky. Menurut juri kontes, Agus Heri Sutanto, kelebihan ikan pemenang grand champion terletak pada fisiknya yang proposional. “Punuknya tebal, ekor lebar, kepala kecil, sesuai dengan kriteria mas koki juara,” kata juri asal Magelang, Jawa Tengah itu.

Racik pakan
Menurut Ricky rahasia jawara pada pakan berkualitas. Pria asal Jakarta itu meracik pakan sendiri berbahan tepung ikan. “Dengan racikan sendiri ukuran dan kompisisi bisa disesuaikan sesuai selera,” katanya. Ia mengaplikasikannya 3—5 kali tiap hari. “Protein dari tepung ikan lebih pas dibandingkan dengan pakan yang kini beredar di pasaran,” katanya. Boy pun meracik pakan khusus impor langsung dari Tiongkok untuk klangenannya.

Pehobi sejak 2013 itu juga menambah campuran herbal agar ikan makin prima. “Untuk tambahannya terdiri dari rempah-rempah, lebih berfungsi untuk tambahan vitamin agar performa ikan lebih mantap,” katanya. Selain ikan mas koki, kontes diskus pun digelar berbarengan. Koleksi Rudy Gunawan mendapat gelar grand champion. Sebelumnya diksus koleksi pehobi diskus asal Surakarta, Jawa Tengah, itu mendapat juara kelas spoted.

Menurut juri diskus asal Jakarta, Alvin Surya, kelebihan ikan pemenang grand champion terletak pada bentuk tubuhnya yang bulat. “Diskus jawara harus berbentuk bulat seperti piring, dan ikan pemenang grand champion bentuknya bulat,” kata Alvin. Selain itu pola titik pada tubuh ikan yang sempurna. “Sirip ikan juga terlihat sempurna, tampak pas sehingga layak menjadi jawara,” kata Alvin.

Menurut Gunawan perawatan air hal yang utama. Gunawan mengganti air 50% dari total air di akuarium. “Air pengganti minimal 2—3 hari di toren agar betul-betul bersih,” katanya. Faktor lain adalah pakan kaya protein untuk menunjang performa ikan. Ia rutin memberikan pakan berupa cacing beku dan daging giling untuk menunjang performa. Menurut Kepala Balai Besar Pengujian Penerapan Hasil Perikanan, Ir Rahmah Hayati Samik Ibrahim MM kontes ikan hias rutin diselenggarakan tiap tahun.

Untuk tahun ini setidaknya total 218 ekor mas koki dan 85 ekor diskus dari berbagai daerah di Indonesia turut berpartisipasi. “Dengan kegiatan ini diharapkan perkembangan ikan hias di tanah air jauh lebih berkembang lagi, baik dari kualitas dan pemasarannya,” kata Ibrahim. (Muhamad Fajar Ramadhan)

Previous articleKampiun Kontes Koi
Next articleGrootGroenPlus 2016
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img