Sunday, July 14, 2024

Kementan Dorong Pemanfaatan Lahan Rawa di Sumsel Jadi Lahan Pertanian Produktif

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan pengembangan lahan rawa sebagai alternatif peningkatan produksi padi. Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi besar pengembangan lahan rawa.

Salah satu potensi lahan rawa di Sumatera Selatan adalah lahan Rawa Lebak yang berada persis di perbatasan dua kabupaten, yaitu  Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Ogan ilir. 

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengatakan, pengembangan lahan rawa diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas. 

“Tolong bantu percepat tanam percepat produksi sehingga  kita tidak perlu impor. Kami akan bentuk brigade, ada combine harvester, excavator, traktor,” kata Amran usai memantau lahan Rawa Lebak di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (14/11), dilansir dari laman Kementerian Pertanian.

Lebih lanjut, Amran menuturkan kegiatan optimasi lahan rawa difokuskan pada perbaikan infrastruktur air dan lahan. Dengan penataan sistem tata air dan lahan, diharapkan lahan rawa bisa menjadi lahan pertanian produktif.

“Tata kelola air dan perbaikan infrastruktur irigasi menjadi hal yg krusial dalam pengelolaan lahan rawa,” kata Amran.

Di Sela-sela memantau lahan rawa, Amran bersama para penyuluh pertanian ikut melakukan panen padi di Desa Embacang, Kabupaten Ogan Ilir. Di lokasi ini petani telah membuat sumur bor tanah dangkal, sehingga air tersedia cukup untuk mencapai indeks pertanaman (IP) 300. 

“Kalau lahan sudah dioptimalkan menjadi IP 300, setelah belum lama panen, bisa langsung tanam lagi,” ujar Amran.

Usai melakukan panen, Amran melanjutkan kunjungannya ke Desa Talang Tengah, Kabupaten Ogan ilir. Di sini Mentan Amran memantau langsung pembuatan saluran air dan long stroge yang dibangun secara swadaya oleh petani dengan menggunakan alat berat (excavator). 

“Dengan adanya saluran ini diharapkan kondisi air pada lahan lebih dapat ditata. Tidak kebanjiran saat musim hujan, dan pada saat mulai masuk musim kering, masih terdapat air pada long storage,” jelasnya.

Sementara itu, Menurut Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Ali Jamil, potensi lahan rawa di Sumsel mencapai 3.054.347,60 hektare (ha). Ali Jamil menyebut luas lahan rawa lebak mencapai 1.354.805,88 ha dan luas lahan rawa pasang surut mencapai 1.699.541,71 ha.

“Langkah awal peningkatan produksi padi akan ditempuh dengan meningkatkan luas tanam melalui peningkatan Indeks Pertanaman dengan program optimasi lahan. Kita akan segera lakukan penataan tanggul, pembangunan pintu-pintu air, pompanisasi, dan lain-lain,” paparnya.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tiga Bahan Alami untuk Ternak Ayam

Trubus.id—Lazimnya kunyit sebagai bumbu masakan. Namun, Curcuma domestica itu juga dapat menjadi bahan untuk menambah nafsu makan ayam....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img