Harga Pangan Bergerak Dinamis pada 29 Juli, Cabai Masih Jadi Sorotan

Rekomendasi
- Advertisement -

Sejumlah komoditas pangan strategis mengalami perubahan harga pada perdagangan 29 Juli 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, harga beberapa bahan pangan menunjukkan pergerakan naik dan turun di pasar tradisional.

Komoditas cabai masih menjadi perhatian dengan harga relatif tinggi. Cabai rawit merah tercatat mencapai Rp53.200 per kg, meski mengalami penurunan sebesar 2,74% atau Rp1.500 per kg dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, harga cabai rawit hijau berada di level Rp50.200 per kg atau turun 3,46% sebesar Rp1.800 per kg. Cabai merah besar tercatat Rp47.600 per kg dengan penurunan tipis 0,83% atau Rp400 per kg, sedangkan cabai merah keriting justru mengalami kenaikan 0,76% atau Rp350 per kg menjadi Rp46.350 per kg.

Pada kelompok bawang, harga bawang merah ukuran sedang berada di angka Rp41.300 per kg. Harga tersebut turun 2,71% atau Rp1.150 per kg dibandingkan sebelumnya. Adapun bawang putih ukuran sedang tercatat Rp42.850 per kg, turun tipis 0,12% atau Rp50 per kg.

Harga beras berbagai kualitas cenderung mengalami penurunan. Beras kualitas bawah I berada pada level Rp14.700 per kg, turun 0,34% atau Rp50 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II tercatat Rp14.700 per kg dengan kenaikan 1,03% atau Rp150 per kg.

Untuk beras kualitas medium, harga medium I tercatat Rp16.150 per kg atau turun 1,52% sebesar Rp250 per kg. Beras medium II berada di angka Rp15.900 per kg, turun 1,85% atau Rp300 per kg. Sementara beras kualitas super I dan super II masing-masing tercatat Rp17.500 per kg dan Rp17.050 per kg.

Komoditas protein hewani juga mengalami perubahan harga. Daging ayam ras segar berada pada harga Rp38.800 per kg atau turun 0,26% sebesar Rp100 per kg. Harga daging sapi kualitas I tercatat Rp148.950 per kg, turun 1,23% atau Rp1.850 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II berada di angka Rp141.600 per kg.

Pada komoditas gula dan minyak goreng, harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.650 per kg dengan kenaikan 1,72% atau Rp350 per kg. Gula pasir lokal berada pada level Rp19.350 per kg dan meningkat 1,31% atau Rp250 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah tercatat Rp20.600 per liter, naik 0,73% atau Rp150 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek 1 berada pada harga Rp24.750 per liter atau naik 2,06% sebesar Rp500 per liter, sedangkan kemasan bermerek 2 tercatat Rp23.650 per liter dengan kenaikan 1,07% atau Rp250 per liter.

Pergerakan harga pangan tersebut menunjukkan dinamika pasokan dan permintaan komoditas strategis di pasar. PIHPS Nasional secara berkala menyajikan informasi harga pangan antarwilayah sebagai bahan pemantauan stabilitas harga pangan nasional.

Sumber: Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, 29 Juli 2026

Artikel Terbaru

Menjaga Tren Nangka Unggul Lewat Pembibitan Lokal dan Introduksi

Kebutuhan bibit nangka unggul terus meningkat seiring munculnya minat pekebun terhadap varietas baru. Salah satu pembibit yang menangkap peluang...

More Articles Like This