Harga Pangan 14 September 2026: Beras dan Bawang Naik, Cabai Keriting Tembus Rp80.950

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional mengalami perubahan pada Senin, 14 September 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, kenaikan terlihat pada sejumlah komoditas, terutama beras, bawang, dan cabai merah keriting.

Harga beras kualitas bawah I tercatat Rp16.350 per kilogram, naik 9,73% atau Rp1.450 dibandingkan harga sebelumnya. Beras kualitas bawah II mencapai Rp15.900 per kg, meningkat 8,16% atau Rp1.200.

Kenaikan juga terjadi pada beras kualitas medium. Beras medium I berada di level Rp17.550 per kg, naik 6,04% atau Rp1.000. Sementara beras medium II mencapai Rp17.200 per kg, meningkat 4,88% atau Rp800.

Untuk beras kualitas super, harga super I tercatat Rp18.500 per kg atau naik 3,64%. Adapun beras super II mencapai Rp18.050 per kg, meningkat 4,34%.

Bawang dan cabai

Kelompok bawang juga mengalami kenaikan. Harga bawang merah ukuran sedang tercatat Rp42.950 per kg, naik 12,73%. Sementara bawang putih ukuran sedang mencapai Rp42.350 per kg, meningkat 7,22%.

Pergerakan paling mencolok terjadi pada cabai merah keriting. Komoditas tersebut tercatat Rp80.950 per kg, melonjak 34,58%.

Harga cabai merah besar berada di level Rp54.900 per kg atau naik 1,86%. Sementara itu, cabai rawit merah tercatat Rp91.100 per kg, relatif turun tipis 0,22%.

Berbeda dengan cabai merah keriting, harga cabai rawit hijau justru turun cukup tajam. Komoditas tersebut berada di level Rp44.050 per kg, turun 31,44%.

Data PIHPS juga menunjukkan pergerakan harga pada komoditas pangan lainnya. Harga daging ayam ras segar tercatat Rp41.950 per kg, turun 1,76%. Daging sapi kualitas I berada di Rp145.500 per kg, sedangkan kualitas II Rp139.900 per kg.

Pada komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium mencapai Rp22.100 per kg, naik 5,03%. Gula pasir lokal berada di level Rp20.300 per kg atau naik 6,28%.

Harga minyak goreng curah tercatat Rp21.950 per liter, meningkat 7,07%. Minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp25.550 per liter atau naik 5,14%, sedangkan kemasan bermerek II berada di Rp23.850 per liter.

Sementara itu, harga telur ayam ras segar tercatat Rp30.300 per kg, naik 1,68%.

Perubahan harga tersebut menunjukkan pergerakan komoditas pangan yang cukup beragam di tingkat pasar tradisional. Kenaikan paling menonjol pada hari ini terjadi pada cabai merah keriting, beras kualitas bawah, dan bawang merah.

https://trubus.id/wp-content/uploads/2026/08/spanduk-roll-banner-website.jpg.jpeg
Artikel Terbaru

Ekspor CPO dan Turunan Tumbuh 5,49 Persen, Hilirisasi Jadi Kunci

Trubus.id—Kinerja ekspor pertanian Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang Januari—Juli 2026. Salah satu komoditas yang menopang pertumbuhan tersebut adalah minyak...

More Articles Like This