Trubus.id—Manggis si ratu buah yang disenangi pasar mancanegara. Namun, banyak aral mengadang ekspor manggis. Mulai dari hama dan penyakit serta panen dan pascapanen. Getah kuning permasalahan utama dalam budidaya manggis. Terutama jika pekebun hendak mengekspor manggis.
Menurut peneliti dari Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Provinsi Lampung, Mika Margareta, S.T.P., M.Sc. pekebun harus menjaga kelembapan kebun. Caranya berikan mulsa jerami dan sekam di bawah kanopi tanaman. Tujuannya untuk mengurangi penguapan terutama selama musim kemarau.
Cara lainnya adalah dengan pemberian irigasi tetes di area perakaran tanaman manggis. Terutama selama fase pembuahan atau fase dari bunga sampai buah siap panen. Irigasi tetes juga dibuat di antara barisan tanaman.
Selain itu, kehadiran tanaman kopi di sekitar manggis juga menekan kerusakan akibat getah kuning. Tajuk tanaman kopi yang rapat, rendah, dan melebar, memayungi tanah dari sinar matahari sehingga kelembapan tanah stabil dan terjaga.
Tanah lembap di sekitar perakaran manggis mencegah terjadinya perubahan tekanan turgor yang ekstrem pada sel buah. Menurut Mika, permasalahan yang kerap mengadang peluang ekspor lainnya adalah burik buah akibat hama trips Scirtothrips dorsalis dan tungau Brevipalpus sp.
Cara mengatasinya dengan dua cara yaitu pembersihan gulma dan pembalikan tanah. Rumput dan gulma di permukaan tanah jadi inang alternatif bagi trips penyebab bercak buah. Cara lain yaitu dengan memasang perangkap serangga pengganggu.
Masalah ekspor manggis lainnya adalah penanganan panen sampai pascapanen. Mika menuturkan dalam panen sering kali umur panen tidak diperhatikan. Kriteria buah manggis yang siap panen dapat dihitung pada umur buah 104—110 hari.
Waktu panen juga sering luput dari perhatian. Waktu panen manggis sebaiknya dilakukan saat pagi pada pukul 08.00—11.00. Pemanenan dengan memetik atau memotong pangkal tangkai buah dengan pisau yang tajam.
Untuk mencapai buah yang tinggi dapat menggunakan tangga bertingkat dari kayu atau galah yang dilengkapi pisau dan keranjang pada ujungnya. Dengan mengatasi permasalahan itu pekebun dapat menghasilkan buah manggis berkualitas untuk menembus pasar ekspor.
