Frans A. Djaya | Burung
Hery Marwanto | Kucing
Martin Riady | Anjing
Wirawan D | Ternak
Winarso T | Koi
Anton Saksono | Ikan Hias
Boedi Mranata | Walet
Pepen Effendy | Ikan Konsumsi
Undang Walet
Saya membangun ruko 3 lantai menggunakan penyangga bambu. Bambu itu kemudian menjadi sarang serangga kecil yang mengundang walet masuk ke dalam bangunan yang belum rampung itu.
- Karena walet mencari makan di sana, mungkinkah mereka juga akan bersarang?
- Jika tidak, apa yang perlu dilakukan agar bersarang? Perlukah dindingnya disemen?
- Bagaimana desain terbaik agar lantai dasar ruko tidak pengap dan tetap bisa dipakai berbisnis?
- Kapan sarang walet dapat dipanen?
Fahry, Makassar
Sulawesi Selatan
Boedi Mranata
- Walet mau datang tidak berarti mereka lantas mau menetap. Meski demikian, bangunan itu punya kemungkinan menjadi rumah walet. Namun, kalau bangunan tidak dipersiapkan khusus, kecil kemungkinan walet mau bersarang.
- Agar mau bersarang, ruangan harus dikondisikan pada suhu konstan 28-30oC, kelembapan 70-90%, dan kondisi ruangan temaram. Kelembapan bisa diciptakan dengan membasahi dinding terus-menerus, memasang blower otomatis, atau menempatkan ember-ember berisi air dalam ruangan. Sebaiknya dinding disemen agar kelembapan ruangan lebih stabil. Lebih baik ditambah suara pemancing untuk mengundang walet datang.
- Kalau lantai ke-2 dan ke-3 dijadikan rumah walet dengan kelembapan tinggi, maka atap lantai dasar mesti dicor sebaik mungkin agar air tidak merembes ke bawah. Setelah yakin air tidak merembes, baru lantai dasar bisa dijadikan tempat usaha.
- Kalau semuanya memenuhi syarat, walet akan datang dan bersarang. Selang 6 bulan sesudahnya mereka akan membuat sarang lagi. ***
(Karjono)
