Wednesday, April 22, 2026

Koko Makin Berjaya

Rekomendasi
- Advertisement -

 

Juara kelas unik warna koleksi Made Rifa’i asal Surabaya, Jawa TimurMemasuki 2011 sansevieria ‘koko’ milik Achmad Sochifin asal Wonosobo, Jawa Tengah, itu mengawali tahun dengan meraih juara kelas utama roundleaf tunggal pada ajang Kontes Nasional Sansevieria Tangerang Sansevieria Club 2011 di Tangerang, Banten. Namun, ketika itu koko gagal meraih gelar best in show. Tiga bulan kemudian kegagalan itu terbayar lunas. Pada 9 Mei 2011 para juri sepakat menobatkan koko sebagai best in show Kontes Nasional Sansevieria Walikota Cup 1 di Surabaya.

Penampilan koko yang konsisten memikat perhatian para juri yang terdiri atas Ahmad Irfan asal Yogyakarta, R Moch Sentot Agus P (Jakarta), dan Wibowo (Ponorogo, Jawa Timur). Ia berhasil mengandaskan 4 jawara dari kelas lain: utama roundleaf majemuk, utama flatleaf tunggal, utama flatleaf majemuk, dan unik warna. Saingan terberatnya sansevieria ‘kanlayensis’ milik Bambang SR di Madiun.

Konsisten

“Koko layak menjadi yang terbaik. Performa serta kematangan tanaman tercermin dari keserasian ukuran dan bentuk daun yang sempurna,” ujar Ahmad Irfan. Sedangkan sansevieria persilangan trifasciata dan ballyii milik Bambang gagal meraih gelar tertinggi karena penampilan tanaman kurang kompak. “Performa keseluruhan masih tertinggal dari koko,” ujar Ipang, sapaan akrab Ahmad Irfan.

Kesuksesan meraih gelar paling bergengsi di Kota Pahlawan itu makin mengukuhkan koko koleksi Sochifin sebagai rajanya kelas utama roundleaf tunggal. “Dari 8 kali kontes yang diikuti, 3 di antaranya meraih gelar best in show. Sisanya juara pertama,” ujar Sochifin.

Umum

Kompetisi yang berlokasi di Giant Maspion Square, Surabaya itu diikuti oleh 219 sansevieria terbagi dalam 13 kelas. Peserta berasal dari Makassar, Jakarta, Sumenep, kota-kota di Jawa tengah dan Jawa Timur. “Sansevieria peserta kontes memiliki kualitas hampir merata sehingga persaingan berlangsung ketat,” ujar Ipang.

Fathiyah Amieni, panitia kontes, berharap kontes adu cantik lidah naga yang diselenggarakan atas dukungan Dinas Pertanian Kota Surabaya itu bisa menjadi agenda rutin tahunan. Dengan begitu diharapkan Surabaya menjadi barometer perkembangan sansevieria di tanahair. (Tri Istianingsih)

Previous article
Next article

Artikel Terbaru

Kemegahan Macfrut 2026: Pameran Buah dan Sayur Internasional Resmi Dibuka, Soroti Daya Saing dan Kemitraan Global

Pameran internasional rantai pasok buah dan sayuran, Macfrut 2026, akhirnya resmi membuka pintu untuk edisi ke-43. Berlokasi di Rimini...

More Articles Like This