Monday, May 20, 2024

Kulit Buah Naga Merah Manjur Menanggulangi Serangan Bakteri Mematikan dan Meningkatkan Bobot Unggas

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Kulit buah naga merah manjur menanggulangi serangan bakteri mematikan sekaligus menaikkan bobot unggas. Itulah hasil riset  Prof. Dr. Ir. Yuli Retnani, M.Sc dan Taryati, S.Pt,  di Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Institut Pertanian Bogor.

Para periset memanfaatkan kulit buah naga untuk mencegah dan mengatasi Salmonella thypimurium.  Penelitian awal berupa uji daya hambat ekstrak kulit buah naga yang kemudian dilanjutkan pada uji coba pada air minum ternak burung puyuh periode starter.

Pada riset itu, mereka membandingkan pemberian ekstraksi kulit buah naga merah dan air dengan antibiotik bacitrasin. Hasil pengujian menunjukkan, makin tinggi ekstrak kulit buah naga, makin tinggi pula daya hambat terhadap pertumbuhan Salmonella.

Menurut Yuli dengan kadar 5% saja, ekstrak kulit buah naga merah mampu menghambat 6 mm pertumbuhan bakteri Salmonella, daya hambat ini termasuk kuat belum lagi riset menunjukkan semakin tinggi konsentrasi ekstrak kulit buah naga, makin besar daya hambatnya terhadap bakteri Salmonella.

Hasil riset yang dilaksanakan tahun 2015 itu menggembirakan peternak. Pengujian ekstrak kulit buah naga merah pada minum ternak menyebabkan warna minuman berubah kemerahan. Itu karena kulit buah naga mengandung zat warna alami.

Antosianin yang cukup tinggi sekaligus berperan sebagai antioksidan yang membangun sistem kekebalan tubuh. Meskipun demikian perubahan warna miuman itu tidak mempengaruhi selera burung puyuh untuk minum.

Aplikasi ekstrak kulit buah naga menunjukkan hasil yang positif bila dibandingkan dengan antibiotik bacitracin. Mortalitas atau angka kematian burung puyuh menurun menjadi 1,6% diikuti dengan pertambahan bobot tubuh burung puyuh 2,83 gram per ekor per hari.

Sementara itu pada aplikasi antibiotik tingkat mortalitas kurang dari 4% dengan pertambahan bobot tubuh hanya 2,43 gram per ekor per hari.  Kulit buah naga merah mengandung beberapa senyawa aktif, di antaranya flavonoid, steroid, triptrenoid, dan saponin.

Senyawa-senyawa aktif itu berfungsi sebagai antibakteri dan antioksidan. Dalam penerapan sehari-hari peternak dapat merebus kulit buah naga yang sudah dicuci terlebih dahulu menggunakan air dengan perbandingan 1:1 sampai mendidih selama 30 menit.

Kemudian saring hasil rebusan untuk mendapatkan hasil ekstrak agar terpisah dengan ampas kulit buah naga. Cara serupa juga dapat diberikan kepada ternak lain seperti ayam dan itik. Sebab, Salmonella juga memicu penyakit serupa pada unggas lain seperti ayam, itik, dan bahkan manusia.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Harga Hingga Rp25 Juta, Kambing Hias Pigmi Incaran Pehobi

Trubus.id—Para pehobi menggemari kambing pigmi yang lucu sebagai kambing hias. Menurut pemilik Pet Icon Jogja di Kabupaten Sleman, Provinsi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img