Trubus.id—Bertanam padi organik tetap membutuhkan nutrisi pemupukan. Harapannya tanaman sehat dan memeroleh hasil panen yang menjulang. Komponen penting pertanian organik seperti rotan (ramuan organik tanaman) alias pupuk hayati, roma (ramuan organik hama).
Pestisida nabati, PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria), dan biakan trichoderma juga penting. Roma disemprotkan atau dikocorkan pada 22 hari sebelum tanam dan hari ke-7, ke-22, ke-50, dan ke60 setelah tanam atau ketika mulai terjadi serangan.
Sementara rotan, PGPR, dan biakan trichoderma disemprotkan atau dikocorkan 15 hari sebelum tanam dan hari ke-12 pascatanam. Pupuk organik cair (POC) vegetatif dikocorkan pada hari ke-12 dan ke-22 untuk merangsang pertumbuhan anakan.
POC generatif, yang dikocorkan ketika bunga terbentuk, hari ke-55 dan ke65 pascatanam, memacu pengisian bulir dan meniadakan hampa. Dilengkapi mol buah, pupuk N, P, dan K organik, anggota Korem 032 sukses bertani secara organik. Berikut ramuan untuk bertani padi organik.
Catatan:
Angka-angka di belakang nama pupuk menunjukkan waktu pemberian. Angka
minus bermakna pupuk diberikan sebelum tanam. Pupuk antara, tidak diberikan ke lahan.



