Thursday, August 18, 2022

Lengkeng Dataran Rendah

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

  1. Bagaimana agar lengkeng berbuah?
  2. Apakah pencacahan dahan atau pengikatan dengan kawat dapat memacu lengkeng berbuah? Bagaimana caranya?
  3. Apakah toko Trubus menyediakan paclobutrazol?
Dwi Sugiyanto
Bandungan Wetan 08/03 Kajen
Kecamatan Kajen, Kabupaten
Pekalongan
Jawa Tengah 51161

Hendro Soenarjono

  1. Lengkeng lokal umumnya berbuah baik di daerah bersuhu 20—300C dengan ketinggian 00—900 m dpl, dan curah hujan 1.500—3.000 mm/tahun. Pekalongan kurang cocok ditanami lengkeng. Silakan coba menanam bibit lengkeng dataran rendah yang dimuat Trubus edisi ini.
  2. Pencacahan dapat memacu tanaman lengkeng berbunga. Namun, cara ini sebaiknya dihindari karena menyebabkan infeksi. Pelilitan batang dengan kawat sebesar lidi dapat dicoba. Lilitkan pada batang tanaman sekitar 0,5 m dari permukaan tanah, sebanyak 2—3 lilit dengan jarak antarlilitan 10— 20 cm. Sebelumnya pangkas dahan rapat dan lemah agar tajuk tidak terlalu rimbun. Lilitan jangan dibuka walaupun tanaman telah berbunga, biarkan kawat terbalut kayu tanaman. Beri pupuk NPK 12:12:12:2 (MgO) sebanyak 100—800 g/pohon/tahun. Perlakuan itu tidak dibutuhkan bila Anda menanam bibit lengkeng dataran rendah.
  3. Silakan hubungi toko Trubus, Jl. Gunung Sahari III/7 Jakarta Pusat, telp. (021) 4204402. ***

Tabulampot

Saya ingin bertanya tentang tabulampot:

  1. Apakah kotoran sapi, ayam, atau kambing cocok sebagai media tabulambot?
  2. Pot yang baik dari kayu atau drum besi?
  3. Berapa tahun media tanaman diganti total?
  4. Apakah perlu ditambah pupuk kandang di atas media tabulampot?
Eric Chandrajaya
Surabaya, Jawa Timur

M. Reza Tirtawinata

  1. Kotoran sapi kurang mengandung nutrisi. Sedangkan kotoran ayam bersifat panas dan cepat terserap oleh tanaman. Sebaiknya gunakan kotoran kambing. Bentuknya yang bulat mengakibatkan lama hancur dan mengandung nutrisi cukup bagi tanaman.
  2. Pot terbuat dari kayu lebih menguntungkan. Sifatnya yang alami dan dingin cocok bagi pertumbuhan akar tanaman. Hanya, kurang praktis dan cepat lapuk.
  3. Sebaiknya media tanam diganti 2 tahun sekali. Pohon terlebih dahulu dicabut bersama akarnya. Pangkas akar hingga menyisakan bola akar beserta tanah berdiameter 40 cm. Lakukan juga pemangkasan pucuk. Tanam pohon menggunakan media tanam baru.
  4. Jika media tanam susut/turun, sebaiknya ditambahkan pupuk kandang. Jika perlu, siram dengan cucian beras atau daging dari dapur. ***

RawatAnggrek

Saya pembaca majalah Trubus ingin bertanya tentang budidaya tanaman anggrek sebagai berikut:

  1. Bila memelihara anggrek dendrobium mulai fase kompot seedling sampai pembesaran, apakah net (naungan) yang dipakai berbeda?
  2. Bila memelihara anggrek di lahan terbuka dengan memakai net sebagai naungan, apakah anggrek berisiko mati terkena air hujan selama berbulan-bulan? Apakah fase kompot lebih peka terhadap hujan sehingga perlu dipelihara di dalam greenhouse atau diberi naungan plastik?
  3. Apakah memelihara anggrek bulan (phalaenopsis) mutlak menggunakan talang? Apa fungsi talang itu?
Gatot Sosatmono
Jl. Basuki Rahmat Barat No. 12
Magetan, Jawa Timur 63314

Rizal Djaafarer

  1. Naungan untuk kompot sebaiknya meloloskan 35—45% cahaya matahari, sedangkan untuk tanaman dewasa naungan 60— 65% cukup memadai. Dengan naungan, warna daun lebih gelap.
  2. Risiko busuk akar dan pucuk selalu ada. Penyebabnya bakteri. Pemberian fungisida membantu mengatasi, tapi tentu menambah biaya. Pada musim hujan hama dan penyakit memang lebih mudah menyerang.
  3. Tidak mutlak. Pemberian talang hanya untuk memudahkan penyiraman agar merata. Penyiraman dapat dilakukan sebelum pukul 10.00 dan pengabutan pada pukul 11.00—14.00. Pada musim hujan, penyiraman hanya pada lantai saja. Drip irrigation bisa diterapkan. ***

Melon

Saya ingin menanam melon dan butuh informasi tentang:

  1. Komponen dan komposisi media semai?
  2. Apa yang dimaksud pupuk daun?
  3. Pemupukan versi PT Bogatani dilakukan pada 7, 14, 21, 28, 35, 42, 50 HST (hari setelah tanam). Bagaimana aplikasinya dikocor atau disemprot?
  4. Bagaimana cara pemupukan dan pengendalian hama?
Suyitno
Jl. Raya Puri Kembangan No. 89B
Kembangan, Jakarta Barat

Yos Sutiyoso

  1. Media semai benih melon dalam polibag kecil terdiri atas: arang sekam, tanah dicampur pupuk kandang, bubuk sabut kelapa dengan perbandingan 1:1:1.
  2. Pupuk daun adalah larutan hara yang disemprotkan ke daun, diserap dan digunakan setempat, dan mempengaruhi pertumbuhan semua organ tumbuhan. Ia dijualdalam bentuk kristal atau pekatan/konsentrat. Larutkan terlebih dahulu dalam air sebelum disemprotkan ke daun.
  3. Aplikasikan dengan sistem kocor pada setiap tanaman.
  4. Silakan ikuti dosis pupuk, frekuensi pemberian,konsentrasi larutan hara, dan cara pemberian sesuai label tertera pada setiap kemasan. Hama yang sering menyerang ialah pengorok daun Liriomyza sp, ulat pemakan daun Spodoptera sp, dan kutu daun persik Myzus sp. Insektisida pemberantas tersedia di toko pertanian. ***
Previous articleBukan Arwana Biasa
Next articleVanili: Sekilo 3-Juta
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img