Thursday, February 9, 2023

Mangrove, Mencegah Abrasi dan Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Pesisir

Rekomendasi

Trubus.id — Penanaman mangrove di wilayah pesisir berdampak positif untuk mencegah abrasi. Selain itu, keberadaan mangrove juga penting bagi masyarakat pesisir atau nelayan karena mangrove menjadi lokasi perkembangbiakan ikan, udang, dan kepiting yang bernilai ekonomi.

Banyak jenis mangrove yang bisa ditanam, di antaranya Rhizophora sp. dan Avicennia sp. Keduanya merupakan spesies mangrove yang mudah ditanam dan banyak ditanam di area pesisir.

Tidak hanya sebagai pencegah abrasi, berbagai bagian dari tanaman mangrove kerap dimanfaatkan masyarakat pesisir menjadi beragam produk olahan mangrove yang lezat.

Alpiah, warga Pantaibahagia, Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengolah daun dan buah mangrove menjadi kudapan lezat seperti sirop, dodol, keripik, dan rempeyek sejak 2013.

Ia mengolah pidada merah Sonneratia caseolaris menjadi dodol, sirop, dan jus. Sementara itu, jenis Avicennia menjadi bahan baku tepung dan kerupuk. Adapun Pluchea sp. yang cenderung memiliki sensasi pedas menjadi bahan baku stik, keripik, dan rempeyek.

Ia juga membuat pewarna alam dari daun Bruguiera sp. Beragam penganan itu menjadi sumber pendapatannya. Aneka produk olahan mangrove itu dijual dengan harga bervariasi. Sirop mangrove dibanderol dengan harga Rp25.000 per 400 ml, dodol mangrove Rp25.000 (250 gram), serta rempeyek dan keripik mangrove kemasan 100 gram masing-masing seharga Rp20.000.

Dari penjualan produk olahan mangrove itu, Alpiah mampu meraup omzet Rp15 juta–Rp20 juta per bulan. Namun, sayangnya saat pandemi korona pendapatannya anjlok lebih dari 50 persen. Kini omzet melonjak kembali. Alpiah memasarkan beragam produk olahan mangrove itu ke Bekasi, Semarang (Jawa Tengah), dan Medan (Sumatra Utara).

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Meybi Kantongi Omzet Rp75 Juta Sebulan dari Daun Kelor

Trubus.id — Daun moringa alias kelor bagi sebagian orang identik dengan mistis. Namun, bagi Meybi Agnesya Neolaka Lomanledo, daun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img