Trubus.id — Penyakit layu fusarium juga kerap memporak-porandakan tanaman pisang cavendish. Wajar saja jika fusarium menjadi salah satu momok bagi pekebun pisang. Fusarium menyerang bagian akar dan batang. Oleh karena itu, tanah menjadi yang pertama kali diperbaiki.
Akar terserang cendawan gagal mengangkat hara dan air untuk memperbaiki bagian tanaman yang rusak. Gudang penyakit berasal dari lapisan tanah teratas atau top soil. Lapisan itu harus dibuang, 10–20 cm. Padahal, pekebun jarang membuang lapisan itu karena kaya hara.
Adapun lapisan sub soil—yang akan ditanami—steril, pH, aerasi, dan drainasenya kurang bagus. Lubang tanam sedalam 80 cm disemprot fungisida Risolex untuk membasmi cendawan dan starter untuk bakteri Erwinia caratovora penyebab Pseudomonas. Dosis masing-masing 50 cc.
Setelah itu, masukkan karung pupuk kandang yang dicampur sekam dan dolomit, 200 gram/m2. Tujuannya, meremahkan tanah serta memperbaiki drainase dan aerasi. Cendawan dan bakteri menjauh dari tanaman sehat. Oleh karena itu, tanaman perlu cukup hara.
Pada awal penanaman, sebaiknya unsur fosfor lebih dominan ketimbang nitrogen dan kalium. Unsur fosfor diaduk dengan tanah supaya terserap tanaman. Usahakan agar tanaman dapat terkena matahari penuh.
Perawatan selanjutnya tiap kuartal berikan pupuk kalium sulfat (K2SO4) dengan perbandingan 12:11:18 sulfat, dosis 20 gram/m2. Saat kemarau, tambahkan air untuk mempermudah akar menyerap pupuk.
Menjelang pembentukan buah, berikan pupuk berkadar fosfor dan kalium tinggi sejumlah 20 gram/m2. Lebih baik jika ditambahkan 10 gram KNO3 sehingga ukuran buah membesar. Lakukan pembungkusan saat buah mulai muncul agar penampilan mulus.
