
Trubus — Pengemasan merupakan hal penting dalam bisnis tanaman hias. Metode ala Nanang itu mampu meminimalisasi risiko kerusakan hingga 80% ketimbang metode lain. Kuncinya ada pada penggunaan media tanam. Nanang memanfaatkan spaghnum moss kering. Mula-mula ia merendam lumut sphagnum kering dalam air selama 1 hari. Selanjutnya ia mengeringanginkan hingga terasa lembap.
Sembari menunggu lembap, ia mencuci tanaman dari segala macam kotoran. Pemilik Nurseri Bogana itu lantas menutup akar tanaman dengan spahgnum, lalu membungkusnya dengan plastik. “Pastikan media terasa padat,” ujarnya. Selanjutnya ia menyeka dedaunan dengan tisu kering.
Usai tanaman kering sempurna, Nanang membungkus dengan kertas koran. “Letakkan tanaman di bagian tengah halaman korang lalu lipat dari sisi kanan dan kiri secara bergantian ke arah tengah,” ujarnya. Langkah terakhir adalah merekatkan selotip di pertemuan kertas koran pada bagian tengah dan atas dekat bagian daun. Nanang lantas melipat lipat bagian bawah kertas koran ke arah atas hingga perbatasan gumpalan media tanam.
Ia merekatkan kembali selotip di pertemuan ujung bagian bawah koran dan koran bagian tengah. Monstera yang sudah dibungkus lantas ditata dalam kardus. Kerapatan ruang dalam kardus penting supaya tanaman tidak banyak bergerser, menghindari kerusakan selama pengiriman,” kata Nanang. (Andari Titisari dan Tamara Yunike/Peliput: Riefza Vebriansyah)
