Trubus.id — Buah mengkudu mengandung puluhan senyawa aktif. Itulah sebabnya ia dijuluki pain killer tree. Ada pula yang menjuluki buah ajaib. Beberapa senyawa aktif penting dalam mengkudu sebagai berikut.
Akubin dan Alizarin
Akubin dan alizarin adalah senyawa aktif antibakteri seperti Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Staphylococcus aureus jenis kuman penyebab infeksi kulit hingga terjadi bisul atau luka bernanah. Ia juga menyerang saluran pencernaan dan pencernaan.
Asam askorbat
Asam askorbat adalah sumber vitamin C yang potensial. Vitamin C merupakan antioksidan kuat untuk menetralisir radikal bebas yang mampu merusak materi genetik.
Damnakantal
Damnakantal ditemukan tak sengaja pada 1993. Ketika itu 4 ilmuwan dari Jepang tengah mencari zat yang dapat merangsang pertumbuhan struktur normal dari sel abnormal. Damnakantal yang mereka temukan terbukti sebagai antikanker sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh.
Morindon
Morindon adalah senyawa aktif berfungsi sebagai pencahar di kolon dan bersifat antibakteri. Faedah lain meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Glikosida
Glikosida berkhasiat menjaga kesehatan jantung dan mencegah degenerasi sel.
Proxeronine
Dalam buah mengkudu, jumlah proxeronine sangat berlimpah. Proxeronine merupakan pembentuk xeronine. Di dalam usus, enzim proxeronase mengubah proxeronine menjadi xeronine.
Skopoletin
Skopoletin berguna untuk meningkatkan kelenjar peneal di otak. Di kelenjar itulah serotonin diproduksi untuk menghasilkan hormon melatonin. Di otak, serotonin berfungsi sebagai pengantar sinyal saraf alias neurotransmiter dan mengatur beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, suasana hati, masa pubertas, rasa lapar, dan perilaku seksual.
Peran lainnya, skopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan sekaligus melancarkan peredaran darah.
Xeronine
Sebetulnya xeronine dihasilkan oleh tubuh, tetapi dalam jumlah terbatas. Peran xeronine mengaktifkan enzim-enzim dan mengatur fungsi protein dalam sel, terutama bentuk dan rigiditas dalam sel.
