Friday, January 16, 2026

Mentan Syahrul Inginkan Petani Milenial Buat Gebrakan Baru

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo mendorong petani untuk menjadikan Indonesia negara paling kuat menghadapi ancaman kekeringan el nino. Salah satu caranya dengan mengembangkan tanaman hortikultura di seluruh Indonesia.

“Apalagi saat ini semua orang bisa membuat kelembagaan pertanian bernilai ekonomi. Kita tidak usah bicara modal karena pemerintah siap membantu melalui program KUR (kredit usaha rakyat),” kata Mentan Syahrul, dikutip dari laman Kementrian Pertanian.

Lebih lanjut, Syahrul menuturkan sektor pertanian menjadi sektor strategis yang bisa memberi kepastian keuntungan. Pertanian juga terbukti menjadi sektor terkuat selama Indonesia dilanda berbagai krisis.

Oleh karena itu, Syahrul menginginkan petani milenial membuat gebrakan baru dengan menjadikan pertanian sebagai sektor yang paling menjanjikan.

“Saya makin yakin kalau pertanian itu baik, maka masalah apapun yang dihadapi bangsa ini bisa teratasi. Dan itu bisa kita buktikan dimana panen kita cukup untuk rakyat,” ujarnya.

Menurutnya hal terpenting yang perlu dilakukan adalah kolaborasi, adaptasi, dan antisipasi terhadap berbagai tantangan yang ada. Termasuk dalam menghadapi cuaca ekstrem el nino yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus mendatang.

Sementara itu, salah seorang petani milenial hortikultura yang menjadi pengusaha cabai katokkon, Ais memastikan sektor pertanian menjadi pilihan pasti bagi semua orang untuk meraup untung hingga miliaran rupiah.

Ais sendiri bercerita mampu mengantongi omzet 1 miliar dalam setiap kali panen. “Dalam satu hektare omzet kita 1,5 miliar. Satu kilonya 50 ribu. Modalnya 250 sampai 300 juta. Alhamdullilah kita mengurus dari on farm sampai off farm secara mandiri sehingga kita bisa memanajemen sendiri baik harga maupun kualitas,” paparnya.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img