Trubus.id — Memelihara kucing ras berbulu pendek dan tipis terbilang gampang-gampang susah. Misalnya saja, kucing jenis sphynk, bulunya yang tipis membuat pehobi harus ekstra berhati-hati dalam perawatan.
Muhammad Yusuf, pehobi kucing sphynx asal Yogyakarta, mengaku merawat kucing peliharaannya secara intensif. Bullpawz Primrose—kucing sphynx miliknya itu—beberapa kali pernah meraih juara. Salah satunya meraih gelar Best of the Best (BOB) dan Best Indonesian Cat (BIC) pada kontes International Cat Show di Sleman City Hall, Agustus 2022.
Untuk perawatan, Yusuf selalu memperhatikan kebutuhan pakan Bullpawz Primrose. Ia memberi pakan 3 kali sehari yakni pagi, siang, dan malam.
“Hakikatnya kucing adalah binatang malam, jadi ketika malam lebih aktif,” kata Yusuf.
Ia memberi pakan pakan segar (raw food) dan pakan kering (dry food). Pemberian jenis pakan tidak berganti-ganti. Selain itu, Yusuf selalu memberikan pakan tepat waktu karena pencernaan sphynx tergolong lebih sensitif.
Lebih lanjut, menurut Yusuf, kenyamanan kucing merupakan kunci sukses memelihara hewan menggemaskan itu, baik nyaman dengan jenis pakan maupun lingkungan. Jika nyaman, kucing mencerna makanan dengan bagus.
Oleh karena itu, demi kenyamanan sang kucing, Yusuf rutin membersihkan ruangan setiap hari untuk menghindarkan kucing dari serangan serangga yang bisa berisiko melukai kulit. Hal ini karena sphynx jenis kucing berambut sangat tipis sehingga lebih rentan terserang serangga.
Selain itu, Yusuf juga sering mengajak kucing peliharaannya itu untuk berinteraksi. Tujuannya, agar kucing mudah beradaptasi dengan orang asing.
Saat kucing terindikasi sakit, Yusuf mendatangkan dokter supaya kucing cepat tertangani dengan baik. Tentunya, pengawasan rutin dan pencegahan penyakit sedini mungkin dapat menghindarkan kucing dari segala penyakit.
Perawatan intensif yang dilakukan oleh Muhammad Yusuf bisa menjadi referensi bagi pehobi kucing ras berbulu tipis.
