Trubus.id— Pengolah gambir di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatra Utara, Loren Berutu bisa mendapatkan minimal 2,7 kg getah dari 40 kg daun. Padahal sebelumnya, ia hanya menuai 1,5 kg getah gambir dari 40 kg daun segar.
Artinya ada peningkatan produksi 30%. Tentu hal itu meningkatkan pendapatan Loren. Selain produksi lebih tinggi, waktu penjepitan daun lebih cepat yaitu 3 menit. Sebelumnya penjepitan satu gulungan daun untuk memeras getah berlangsung minimal 5 menit.
Apa rahasia Loren sehingga produksi getah lebih tinggi dan pemerasan getah lebih cepat? Ia menggunkan mesin penjepit hidrolik. Semula ia memakai mesin secupress. Sayang hasil kurang memuaskan, sebab serat daun gambir bercampur dengan getah. Dampaknya gambir menjadi keras.
Untuk memeroleh getah gambir, Loren mengikat daun membentuk gulungan sangat padat. Caranya dengan memasang jaring nilon di atas keranjang atau drum. Isi daun sebanyak-banyaknya, kemudian injak-injak hingga sangat padat.
Lalu ia mengikat erat jaring nilon itu hingga membentuk bal daun berbobot 15—20 kg. Bal daun kemudian dimasukkan dalam drum untuk perebusan. Setelah api menyala, periuk berdiameter 70 cm dan tinggi 1 m pun dinaikkan, lalu ia memasukkan bal daun.
Periuk pun terisi air hingga merendam daun. Perebusan tanaman anggota famili Rubiaceae itu selama 1—1,5 jam. Meski waktu perebusan itu lazim diterapkan petani, tetapi sebenarnya dapat dipersingkat
Perebusan selama 30 menit pada suhu 50°C menghemat waktu dan biaya. Semua daun yang dipanen harus dimasak semua pada hari itu. Pengolahan tidak boleh ditunda karena esok hari kembali panen. Bila daun-daun menumpuk dan layu, kualitas getah turun. Setelah matang, daun dikeluarkan dari periuk untuk diperas.
Loren menjepit daun matang itu dengan mesin penjepit tenaga hidrolik. Gulungan daun yang direbus diletakkan di dasar mesin. Setelah tuas kontrol ditarik ke bawah, alat penjepit menekan gulungan daun hingga sangat rapat dan padat.
Getah pun mengucur keluar dari daun dan masuk ke ember penampungan. Kemudian ia mengendapkan getah gambir dalam drum selama 24 jam.
Esoknya, getah menggumpal—mirip tepung sagu—berwarna cokelat muda. Ada dua bentuk akhir, yaitu koin dan tepung. Yang bentuk koin dijemur selama 7 hari. Adapun bentuk tepung dikeringkan selama 14 hari. “Pengeringan lebih lama karena tidak boleh kena sinar matahari,” ungkap Loren.
