Thursday, July 25, 2024

Omzet Miliaran Rupiah dari Budidaya Cacing Sutera dan Ikan Lele Terintegrasi

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Budidaya cacing sutera dan ikan lele yang terintegrasi terbilang menjanjikan. Keberadaan budidaya cacing sutera tentu membantu pengembangan produksi pembenihan lele sebagai pakan utama benih. Begitu juga sebaliknya, limbah budidaya lele mendukung produksi cacing sutera.

Inovasi budidaya terintegrasi itu telah diterapkan oleh Gabungan Kelompok Pembudidaya Ikan  (Gapokdakan) Mina Mitra Banjarharjo, Kulonprogo. Ketua Gapokdakan Mina Mitra Banjarharjo, Mokhamad Kharir mengatakan  luas lahan budidaya cacing sutera sekitar 1,45 hektare (ha).

Gapokdakan Mina Mitra Banjarharjo mampu memproduksi cacing sutera sebanyak 120 liter per hari dengan nilai ekonomi sekitar Rp1.314 miliar per tahun. Cacing sutra selain untuk menopang budidaya Gapokdakan sendiri, juga dijual hingga ke luar wilayah Kulonprogo. 

Menurut Kharir, Gapokdakan Mina Mitra Banjarharjo sudah lama menjalani budidaya lele dengan cacing sutra terintegrasi. Cacing sutera dapat berkembang biak secara baik dengan pemanfaatan limbah budidaya lele dan tambahan limbah burung puyuh. 

Inovasi budidaya terintegrasi akhirnya meningkatkan kesejahteraan pembudidaya Gapokdakan Mina Mitra Banjarharjo. “Budidaya cacing sutera menjadi pendapatan harian kelompok, selain pendapatan bulanan dari budidaya ikan lele,” tutur Kharir, dilansir dari laman Kementrian Kelautan.

Adapun pembenihan lele dilakukan di lahan seluas 1.500 m² dengan rata-rata produksi sebanyak 100 ribu hingga 120 ribu ekor benih per bulan. Nilai ekonomi yang didapat mencapai Rp460 juta per tahun dengan target pasar pelaku usaha pembesaran ikan lele di Kabupaten Sleman. 

Sementara luas lahan kolam pembesaran lele mencapai 6.000 m² dengan produktivitas 12—15 ton per bulan. Lele yang dipanen berukuran 6—10 ekor per kg dengan nilai ekonomi sekitar Rp3,6 milyar per tahun. 

Kharis menilai budidaya lele menguntungkan selama cara budidayanya sesuai dengan kaidah pembenihan ikan yang baik (CPIB) dan cara budidaya ikan yang baik (CBIB) antara lain benih dan pakannya berkualitas serta manajemen kualitas air yang bagus.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Kelapa Genjah Merah Bali, Eksotis dan Produktif

Trubus.id—Kelapa genjah merah bali merupakan kelapa baru yang eksotis dan produktif. Secara umum berbunga pada umur 2—2,5 tahun dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img