Saturday, January 17, 2026

Perawatan Rutin Durian Montong Kualitas Ekspor

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Durian montong asal Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah sukses menembus pasar ekspor. Menurut pekebun durian di Desa Suli Indah, Kecamatan Balinggi, I Nyoman Gede Rustika, pasar ekspor menghendaki durian montong berbobot 3—6 kg dan bercita rasa manis.

Ferry—sapaan akrab I Nyoman Gede Rustika—menuturkan durian montong panen dengan kematangan minimal 80%. Cirinya tangkai buah berwarna cokelat dan alur juring pada permukaan buah mulai terlihat.

Ciri lain seperti mengeluarkan bunyi lumayan nyaring saat ditepuk. Hal itu menandakan buah agak berongga hendak matang. Ia tidak memasok dalam bentuk utuh melainkan durian kupasan yang dikemas dalam plastik 5 kg atau kemasan koral. Menurut Ferry dari 3 kg buah untuk menghasilkan 1 kg durian kupas beku.

Selama ini Ferry ekspor durian kupas itu ke Tiongkok. Lebih lanjut Ferry menuturkan untuk menghasilkan durian lolos mutu ekspor kuncinya perawatan intensif dan pemupukan tepat. Perawatan intensif berupa rutin menyemprot fungisida dan insektisida di sekitar tajuk, batang, dan dekat perakaran.

“Montong rentan serangan cendawan di batang. Saat musim berbuah idealnya penyemprotan sekali setiap pekan” kata pekebun durian sejak 2012 itu.

Ferry membagikan cara tepat pemupukan untuk durian montong berstandar ekspor pada Majalah Trubus Edisi 651 Februari 2024. Majalah Trubus mengupas tuntas Bisnis Besar Ekspor Durian. Dapatkan Majalah Trubus Edisi 651 Februari 2024 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img