Trubus.id-Masyarakat umumnya menanam bibit nangka tanpa perawatan memadai sehingga kualitas buah kurang terjaga. Namun, di Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Qomarul Huda justru menanam nangka dengan serius.
Sejak 2022, Huda menanam delapan batang nangka J33 dan kini memiliki 25 pohon dari berbagai varietas. Dari seluruh koleksi itu, varietas J33 mendominasi kebunnya.
Huda memperkirakan panen perdana nangka J33 akan berlangsung pada September 2025. Ia juga berharap bisa memperluas kebun agar populasi tanaman nangkanya semakin banyak.
Tak hanya Huda, beberapa orang lain juga mulai intens mengebunkan nangka secara serius. Pemilik nurseri Bolang Agro Malang, Teguh Adminto, termasuk yang berencana membangun kebun nangka komersial.
Teguh menargetkan memiliki kebun nangka seluas 1 hektare pada 2026. Beberapa pelanggannya pun telah membeli bibit untuk tujuan serupa.
Meski begitu, kebun-kebun baru tersebut belum mulai berproduksi. Teguh mencatat, permintaan bibit nangka justru meningkat sepanjang 2024 hingga 2025.
Pria kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, itu awalnya hanya menjual sekitar 300 bibit per tahun. Kini jumlah penjualan meningkat seiring tumbuhnya minat masyarakat terhadap budidaya nangka unggul.
