Thursday, February 9, 2023

Potensi Minyak Asiri Pala sebagai Bahan Baku Industri Kosmetik

Rekomendasi

Trubus.id — Indonesia tercatat sebagai salah satu negara pengekspor minyak asiri terbesar di dunia. Beragam tanaman penghasil minyak asiri tumbuh subur di Indonesia, seperti pala. Minyak asiri pala ini dinilai berpotensi besar sebagai bahan baku industri kosmetik.

Menurut Dr. Meika Syahbana Rusli, Kepala Surfactant and Bioenergy Research Center (SBRC), Institut Pertanian Bogor, minyak asiri pala memiliki potensi sebagai antioksidan dan anti-aging menghambat degradasi kolagen akibat paparan sinar ultraviolet.

Aktivitas antioksidan minyak asiri ini dipengaruhi oleh kandungan monoterpen di dalamnya. Dibandingkan dengan sesama senyawa aktif minyak asiri Indonesia lain, kandungan 4-terpineol dan miristisin dalam minyak atsiri pala diyakini bersifat paling kuat sebagai antioksidan atau anti-aging.

“Senyawa tersebut paling cocok dikembangkan sebagai sediaan kosmetik anti-aging. Temuan ini dibuktikan lebih lanjut melalui pengujian in silico,” kata Meika dikutip dari laman IPB University

Lebih lanjut, Meika menjelaskan, proses mendapatkan bahan aktif murni pada minyak pala dapat dilakukan melalui fraksinasi. Proses skala laboratorium dilakukan dengan metode spinning band distillation column. Dengan rasio refluks 1:1, kandungan senyawa 4-terpineol dan miristisin relatif meningkat.

Dengan metode yang tepat, kata dia, baik skala laboratorium maupun skala pilot, menghasilkan nilai inhibition concentration 50 persen (IC50) yang rendah. Nilai ini adalah konsentrasi yang dapat meredam aktivitas radikal bebas sebesar 50 persen dan hasilnya memperoleh hanya sekitar 9,39 ppm. Semakin kecil nilai IC50, aktivitas antioksidan semakin baik.

“Artinya, dengan sedikit minyak asiri pala yang digunakan, tetap menimbulkan sifat antioksidan yang kuat. Namun demikian, saran saya, proses pemurnian ini masih memerlukan pengembangan metode sehingga diperoleh minyak asiri pala dengan kemurnian yang lebih tinggi,” paparnya.

Potensi itu juga didukung oleh beberapa daerah di Tanah Air yang dikenal sebagai penghasil pala, di antaranya Aceh Selatan, sebagian Sumatra Barat, Sulawesi Utara, Maluku, dan sebagian Papua.

“Produksi pala per tahunnya berkisar antara 300 sampai 350 ton. Berdasarkan angka dan trennya, produksi pala termasuk stabil hingga saat ini,” terangnya. 

Menurutnya, komoditas minyak pala dari Indonesia telah memasok 75 persen kebutuhan pasar dunia. Porsi pangsa dunia yang besar ini menyebabkan minyak pala berdaya saing kuat di pasar dunia. Selain itu, memiliki kemampuan dari segi mutu dan harga yang baik.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Racikan Bahan Alami Berkhasiat Perlu Dilakukan Pengujian Terlebih Dahulu

Trubus.id — Apa saja yang dipetik dari alam tidak serta-merta tergolong jamu. Suatu racikan alami dari berbagai jenis daun,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img