Tuesday, July 23, 2024

Pupuk Alami untuk Tanaman Selada dan Pakcoi

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Ingin membudidayakan selada secara organik? Andalkan pupuk kompos asal kotoran kambing seperti riset Fran Stefe Deo dari Universitas Tribhuana Tunggadewi, Malang, Provinsi Jawa Timur. Fran menggunakan kompos kambing sebagai campuran media tanam (tanah humus) untuk selada.

Percobaan menggunakan selada varietas karina yang ditanam dalam polibag berukuran 40 cm x 40 cm. Hasil penelitian menunjukkan pemberian 250 gram kompos kotoran kambing memberikan respons terbaik pada pertumbuhan dan perkembangan selada.

Terdapat 6.69 daun per tanaman dan bobot tanaman 25 g saat 21 hari setelah tanam (HST). Harap mafhum kotoran kambing mengandung 0,7% nitrogen, 0,49% phospor, 0,25% kalium, 0,4% kalsium, dan 20-25% C/N yang menunjang kesuburan dan berkembangnya mikroorganisme dalam tanah.

Bahan alami juga dapat menjadi nutrisi untuk pakcoi. Bulu ayam yang biasanya menjadi limbah bisa berguna sebagai pupuk organik cair (POC). Itulah hasil penelitian Nirma Purtiwi dan tim dan Universitas Bangka Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Mula-mula peneliti mencampur bulu ayam dan berbagai bahan seperti dedak padi, mikroorganisme lokal (mol) pepaya, dan larutan gula. Pengomposan berlangsung selama 75 hari. Selanjutnya Nirma dan rekan melarutkan 24 kg kompos bulu ayam dalam 56 liter air dan menutup wadah menggunakan plastik hitam.

Fermentasi POC berlangsung selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan pemberian POC bulu ayam dengan konsentrasi 50% menghasilkan tinggi tanaman pakcoi 10,55 cm. Peneliti menduga pakcoi menyerap seluruh nitrogen POC bulu ayam.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Pakai IoT di Kebun Jeruk, Hasil Panen Optimal

Trubus.id—Penggunaan internet of things (IoT) untuk pertanian turut membantu meningkatkan hasil panen dan kualitas produk. Pekebun jeruk di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img