Friday, January 16, 2026

Pupuk Organik Cair (POC) Lemak Hewani yang Mengandung Asamamino Tingkatkan Hasil Panen Jagung Dua Kali Lipat

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Kesulitan memeroleh pupuk anorganik tak membuat petani jagung di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Provinsi, Jawa Barat Herry Supriadi putus asa. Ia beralih menggunakan Pupuk Organik Cair (POC) lemak hewani yang mengandung asam amino.

Rupanya itu pilihan yang tepat. Produktivitas jagung miliknya lebih tinggi dua kali lipat. Petani jagung sejak 2010 itu memanen 3,5 ton jagung pipil kering dari lahan seluas 4.200 m2 pada November 2023.

Bandingkan dengan hasil panen sebelumnya hanya 1,7 ton jagung pipil kering di luasan lahan yang sama. Jika rerata harga jual jagung di Kecamatan Pameungpeuk Rp6.000 per kg maka Herry memperoleh omzet Rp21 juta per musim tanam.

Selain omzet meningkat, biaya produksi yang Herry keluarkan pun lebih kecil hanya Rp3 juta, sebelumnya Rp5 juta. Artinya, Herry mendapatkan keuntungan ganda. Wajar jika laba Herry meningkat sekitar 3,5 kali lipat menjadi Rp18 juta dibandingkan sebelumnya yang hanya Rp5 juta.

Herry menggunakan POC sejak perlakuan benih hingga panen. Menurut chief executive officer (CEO) PT Mandraguna Pusaka Utama—produsen pupuk organik cair itu— Muhamad Rian, pupuk kreasinya berbahan lemak hewani sehingga kaya kandungan protein dan asam amino.

Inovasi itu terbilang baru, lantaran belum ada yang memanfaatkan lemak hewani sebagai pupuk. Sumber pupuk organik asal hewan paling banter dari kotoran dan urine. Inovasi itu Rian temukan pada 2021 dari rangkaian percobaan sejak 2020.

Sejatinya terdapat ragam inovasi pupuk lain. Baca selengkapnya pada pada Majalah Edisi 652 Maret 2024  yang mengupas tuntas Inovasi Pupuk : Tingkatkan Produksi Hingga 100%. Dapatkan Majalah Trubus Edisi 652 Maret 2024 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img