Trubus.id—Petani di Kecamatan Megangsakti, Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan, Yohanes Saputra berkebun kakao semiorganik. Pekebun sejak 2016 itu mengelola 7.500 pohon berumur 5—6 tahun di lahan 4 hektare (ha).
Sebetulnya total populasi mencapai 15.000 tanaman. Namun, 7.500 tanaman lain di lahan berbeda seluas 4 ha belum berproduksi karena baru berumur setahun.
Pekebun kakao itu mendapatkan hasil panen maksimal karena perawatan tanaman yang intensif Yohanes rutin memupuk tanaman kakao itu. Ia meracik nutrisi seperti berikut.
Meracik Kompos
Bahan : Kulit kakao 40 kg, daun gamal 40 kg, ampas tahu 40 kg, arang sekam 40 kg, arang kayu 40 kg, dolomit 40 kg, buah-buahan busuk 40 kg, kotoran hewan kambing 750 kg , gula merah 1 kg, starter 1 liter.
Cara buat:
- Campurkan kulit kakao, daun gamal, ampas tahu, arang sekam, arang kayu, dolomit, buah-buahan afkir, dan kotoran hewan kambing menjadi satu.
- Larutkan 1 kg gula merah ke dalam 10 liter air.
- Masukkan 1 liter biostarter ke dalam larutan gula merah.
- Tuangkan sedikit demi sedikit larutan gula merah dan biostarter ke dalam campuran bahan padat sambil diaduk.
- Tutup menggunakan terpal, setelah 14 hari aduk dan tuangkan 1 kg trichoderma yang telah diencerkan dengan 4 liter air.
- Tutup kembali terpal, kompos bisa digunakan setelah 1 bulan dari waktu pencampuran semua bahan.***
Pupuk Organik
Cair Bahan: Bokasi 50 kg, air kelapa 150 liter, gula merah 5 kg, pisang afkir 2 sisir, bonggol pisang 10 kg, biostarter 200 ml.
Cara buat:
- Larutkan bokasi dengan air kelapa kedalam wadah bervolume 200 liter.
- Cacah bonggol pisang menjadi kecil-kecil kemudian masukkan dalam wadah.
- Hancurkan pisang afkir lalu masukkan ke dalam wadah dengan mengaduk.
- Tambahkan biostarter dan larutan gula merah.
- Aduk hingga merata, kemudian tutup wadah dengan rapat.
- Sepekan setelah masa inkubasi pupuk cair organik sudah bisa digunakan.
Produksi Hormon
Bahan: kecambah 250 g, bawang putih 250 g, bawang merah 250 g , lidah buaya 1 kg, nanas 1 buah, ikan laut 2 kg, daging ayam 1 kg, kacang panjang 500 g, pisang berlin 1 sisir, rumput laut 250 g, rebung 1 kg , jeruk nipis 5 buah, gula merah 1 kg bahan cair, telur itik 5 butir, madu 200 ml, prebiotik 130 mililiter, air kelapa 20 liter, air rebusan keong 5 liter, susu cair full cream 1 liter
Cara buat :
- Haluskan semua bahan padat dalam satu penggilingan.
- Tuangkan bahan yang sudah digiling ke dala drum berukuran 30 liter.
- Semua bahan cair dimasukkan, untuk telur dikocok dulu baru dimasukkan.
- Aduk merata semua bahan, kemudian tutup drum.
- Dalam sepekan aduk sehari sekali selama 1—2 menit. Setelah itu pengadukan hanya 1 bulan sekali.
- Fermentasi berlangsung selama 9 bulan dari awal pencampuran bahan. ***
