Wednesday, January 28, 2026

Rahasia Budidaya Jambu Kristal Agar Hasilkan Omzet Jutaan Rupiah

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Pekebun jambu kristal di Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Juhri Julpikar memanen 10 ton jambu kristal setiap bulan dari lahan sehektare. Laba bersih Arba—panggilan akrab Juhri Julpikar—sekitar Rp105 juta.

Pada medio 2022 ia mebudidayakan jambu Kristal di lahan seluas 3 ha. Para konsumen mengakui jambu kristal produksi Arba memang bagus. Menurut Arba konsumen menghendaki jambu kristal yang renyah dan manis.

Oleh karena itu, ia merawat betul-betul kebun jambu kristal miliknya. Hal itu karena ia budidaya jambu Kristal intensif. Arba menyarankan agar mencari lokasi kebun yang memiliki akses jalan memadai.

Tujuannya memudahkan distribusi pupuk dan mengangkut hasil panen. Pastikan juga sumber air relatif mudah untuk penyiraman. Yang tidak kalah penting pilih bibit berkualitas dan jelas tanaman induknya.

Dapatkan bibit dari penangkar terpercaya. Populasi tanaman di kebun milik Arba sekitar 1.000 tanaman per ha dengan jarak tanam 3 m x 3 m. Ia menanam bibit setinggi 40—50 cm di lubang tanam berukuran 50 cm x 50 xm x 30 cm.

Sebelum bibit masuk, Arba memasukkan 5—10 kg pupuk kandang, 1 sendok makan insektisida, dan 1 genggam garam kasar. Diamkan hingga sepekan. Tiga hari menjelang penanaman, aduk rata media tanam. Arba menganjurkan penanaman di musim kemarau.

Tujuannya agar tanaman lebih tahan banting dan beradaptasi lebih awal dengan perubahan lingkungan. Syaratnya ada sumber air yang memadai untuk penyiraman. Toh ketika menanam di musim hujan, nantinya tanaman beradaptasi lagi ketika musim kemarau.

Jambu kristal termasuk tanaman yang genjah karena mulai berbuah pada 5 bulan setelah penanaman. “Sebaiknya tidak dibuahkan dulu agar fokus ke pertumbuhan,” kata pekebun jambu kristal sejak 2008 itu.

Arba selalu membuang bakal buah hingga tanaman berumur setahun. Sebagai sumber nutrisi, ia memberikan 200 g Urea atau Phonska per tanaman yang belum menghasilkan. Jika tanaman mulai berbuah, Arba menyediakan 300 g Phonska, KCl, dan TSP per tanaman.

Ia juga memberikan pupuk organik cair berbahan urine kambing. Pemberian pupuk itu per 3 bulan. Selain itu Arba rutin menyemprotkan insektisida dan fungisida untuk mencegah dan menanggulangi organisme pengganggu tanaman (OPT).

Agar penampilan buah mulus, ia membungkus jambu kristal berukuran bola bekel satu per satu dengan kantong plastik bening plus kertas koran di dalamnya. Pilihan lain menggunakan kantong plastik berwarna putih tanpa kertas koran.

Yang paling bagus menggunakan jaring stirofoam, tetapi harganya relatif mahal. Tanda buah siap panen yakni berwarna hijau muda dan ketika diketuk terdengar penuh dan berat. Cara panen dengan menggunting tangkai buah, bukan ditarik dengan tangan.

Cara panen memengaruhi masa simpan buah. “Masa simpan jambu hingga 2 pekan jika digunting. Sementara tanpa gunting kesegaran buah bertahan sekitar 2 hari,” katanya.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img