Monday, August 15, 2022

Raja Minyak dari Ethiopia

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Di beberapa negara, termasuk Indonesia, wijen memiliki 1.001 manfaat. Di Afrika Barat, misalnya, daun anggota famili Pedaliaceae itu sebagai lalapan. Di tanahair biji wijen yang sudah disosoh sampai berwarna putih digunakan sebagai penghias berbagai penganan seperti onde-onde atau martabak. Biji wijen juga bisa diolah menyerupai pasta-sejenis selai. Pasta wijen sulit ditemui di Indonesia. Umumnya ahli kuliner China menambahkannya sebagai penyedap rasa.

Selain penghias berbagai masakan, biji produsen mengeolah biji wijen sehingga memperoleh minyak. Minyak beraroma sangat harum dan gurih itu menambah kualitas masakan. Namun, rasa berubah pahit jika penggunaannya berlebihan. Oleh karena itu, masakan dari negara-negara Yunani, Turki, Jepang, Korea, dan Indonesia menambahkan hanya beberapa tetes untuk menambah kelezatannya. Minyak wijen diperoleh dari buah yang berbentuk mirip kapsul.

Kunyah

Buah kapsul itu siap panen bila berwarna hijau kekuningan dan ujung pecah. Biasanya daun tinggal seperempat yang tersisa, selebihnya gugur. Buah kapsul itu terdiri atas 2 lapisan. Lapisan luar berupa sel parenkim; lapisan dalam, serat panjang. Di ruang kapsul yang disebut lokul itulah berkumpul biji. Dalam satu buah seperti kapsul itu terdiri atas 4-8 lokul tergantung varietas. Bobot 1.000 biji 2-4 gram. Kandungan biji wijen antara lain minyak, albumin, dan karbohidrat.

Kadarnya tergantung varietas. Biji wijen tipe india berwarna putih, misalnya, mengandung 48,13% minyak, 14,05% karbohidrat, dan 22,50% albumin. Untuk mengetes mutu biji wijen, Dawahir, produsen minyak di di Badran, Sukoharjo, mengambil sejumput lalu mengunyahnya. Jika terasa gurih berarti biji masih bagus; tengik atau pahit, biji busuk. Ia memilih biji wijen yang masih berwarna hitam legam. ‘Itu artinya biji baru dipanen, jadi bisa menghasilkan minyak dalam jumlah banyak,’ tambahnya.

Sebetulnya, biji wijen yang sudah disosoh pun bisa dibuat minyak. Bahkan warna minyaknya lebih bening daripada yang terbuat dari biji wijen hitam. Sayang, jumlah minyak yang dihasilkannya lebih sedikit dibandingkan wijen hitam yang masih berkulit. Musababnya, ‘Minyak tersimpan dalam kulit ari biji wijen,’ kata Dawahir. Jadi banyak produsen minyak wijen yang lebih memilih wijen hitam dibandingkan wijen putih. Walau minyak yang dihasilkan lebih keruh, tapi kuantitasnya lebih banyak.

Untuk mengolah biji Dawahir menyangrai terlebih dahulu. Tujuannya agar aroma wijen lebih keluar. Lama menyangrai hanya 15 menit. Jika terlalu lama, biji wijen gosong sehingga ketika dipres tidak keluar minyak. Setelah itu Dawahir menghaluskan biji wijen dengan mesin penggiling. Prosesnya hanya memakan waktu 30 menit. Setelah itu, wijen giling lalu masuk ke mesin pres alias mesin tekan. Mesin itu mengeluarkan minyak dan menyisakan ampas hasil pengepresan yang sohor sebagai cabuk.

Ampas wijen bermanfaat sebagai pakan ternak. Bahkan bila ditumis dengan bumbu bawang putih, bawang merah, cabai, tomat, dan garam, menjadi lauk yang lezat. Sebetulnya cabuk juga bisa dijadikan kecap. Caranya dengan menyimpan cabuk dalam wadah tertutup selama sebulan. Saat itu terjadi proses fermentasi. Sebulan kemudian, hasil fermentasi direbus sampai kental, saring, lalu dibumbui. Jadilah kecap wijen nan lezat. Selain itu ampas yang masih mengandung 4% protein juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk dan pakan ternak.

Raja minyak

Menurut Dawahir untuk menghasilkan 1 liter minyak memerlukan 3 kg biji. Minyak wijen yang dihasilkan lalu masuk ke dalam mesin sentrifugal untuk menjernihkan. Minyak bening yang keluar dari mesin sentrifugal ditampung dalam wadah besar, lalu setiap 130 ml dimasukkan ke dalam botol kaca. Minyak-minyak itu dijual Rp8.000 per botol. ‘Itu harga dari kami, tiba di toko harganya tentu lebih mahal lagi,’ kata Syam Isbani.

Minyak wijen kaya asam amino seperti ariginin sebesar 12,5 mg, histidin 2,1 mg, leusin 8,9 mg, dan fenilalnin 6,2 mg. Kadar itu lebih besar ketimbang asam amino serupa dalam kedelai dan kacang tanah. Oleh karena itu minyak wijen disebut raja minyak nabati. Dalam dunia industri makanan, peran minyak wijen sebagai pengenyal; industri kosmetik, pengikat aroma dan katalisator. Sesamin dan sesamolin dalam minyak itu berfungsi sebagai sinergis, pembuat tinta dan cat.

Asam oksalat dan sesamin berfaedah sebagai obat-obatan. Minyak tumbuhan asal Ethiopia itu memang meningkatkan fungsi lever, kecerdasan, stamina, menghitamkan rambut, dan mencegah penuaan. Untuk mencegah penuaan, masak campuran biji wijen, kacang merah, dan gula merah. Santaplah olahan itu setelah menjadi bubur. Bahkan biji wijen yang ditaburkan di atas makanan atau sayuran berkhasiat memperbanyak air susu ibu dan mencegah uban. Minyak wijen juga kerap digunakan sebagai minyak urut, karena rasanya yang hangat. (Lani Marliani)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img