Trichoderma Bantu Tingkatkan Produktivitas Tanaman Tomat

Rekomendasi

Petani di Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Syaiful Imron yang akrab disapa Yasin, merasakan perubahan hasil panen tomat setelah menggunakan Propagul berbahan Trichoderma.

Sebelum menggunakan Propagul, Yasin biasanya hanya dapat memanen tomat sebanyak 7–13 kali sebelum tanaman mati. Produktivitasnya pun hanya berkisar 1–2 kg per tanaman.

Dalam budidaya sebelumnya, Yasin mulai menyemprotkan insektisida, fungisida, nutrisi, dan zat pengatur tumbuh sejak tanaman berumur lima hari setelah tanam (HST). Penyemprotan dilakukan setiap 3–4 hari.

Setelah menggunakan Propagul, frekuensi panen meningkat menjadi 21–23 kali dengan total produktivitas mencapai 4,5 kg per tanaman.

Perubahan itu turut memengaruhi pola perawatan tanaman. Yasin baru mulai menyemprotkan insektisida dan fungisida ketika tanaman berumur 30 HST. Ia menghentikan penyemprotan nutrisi dan zat pengatur tumbuh karena pertumbuhan tanaman dinilai bagus dan tidak menunjukkan gangguan kerdil.

Setelah hampir dua tahun mencoba Propagul pada sejumlah komoditas dan beberapa musim tanam, Yasin mengaku puas dengan hasil yang diperolehnya.

“Hampir setiap periode tanam saya mendapatkan hasil. Mendapatkan lebih dari ekspektasi yang saya harapkan,” kata petani yang telah berpengalaman selama 19 tahun itu.

Konsistensi hasil panen pada musim kemarau, musim hujan, maupun masa peralihan musim menjadi salah satu alasan Yasin untuk terus menggunakan Trichoderma melalui Propagul.

Pengalaman tersebut membuat Yasin semakin yakin untuk memanfaatkan Trichoderma dalam budidaya tanaman. Ia menilai hasil yang diperoleh selama beberapa musim tanam sesuai dengan harapannya.

Yasin bukan satu-satunya petani yang merasakan manfaat penggunaan Trichoderma di lahan pertanian.

Artikel Terbaru

Barantin Kawal Benih Bawang Putih untuk Dukung Swasembada 2029

Trubus.id — Badan Karantina Indonesia (Barantin) memperkuat pengawasan benih bawang putih dari hulu hingga hilir untuk mendukung target swasembada...

More Articles Like This