Wednesday, February 8, 2023

Sebanyak 25 Ton Ikan Tuna Diekspor ke Thailand

Rekomendasi

Trubus.id — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengekspor 25 ton tuna loin dari Ternate, Maluku Utara ke Thailand. Ekspor ini termasuk salah satu upaya penguatan sektor produk perikanan.

Selain itu, sebagai wujud komitmen KKP dalam menjadikan ikan sebagai komoditas yang berkontribusi dalam ketahanan pangan dunia. Pamuji Lestari, Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, mengatakan, total ikan tuna yang diekspor senilai Rp5 miliar.

Tari menyebut dalam ekspor yang dilakukan mendasarkan pada quality assurance. Menurutnya, melalui quality assurance bisa meminimalisir penolakan produk Indonesia dan menunjukkan produk dari Indonesia merupakan produk bermutu berkualitas.

Sementara itu, Arsal, Kepala SKIPM Ternate, merinci, ekspor tuna dilakukan setelah proses pendampingan terhadap CV Mitra Tuna Mandiri. Dikatakannya, Thailand merupakan salah satu pasar baru yang menjadi tujuan ekspor produk tuna loin. 

“Tuna loin Maluku Utara merupakan salah satu ikan yang produksinya sangat besar, ikan ini sudah diproses dari penerimaan bahan baku, pencucian, pemotongan kepala, pembuangan kulit dan tulang, serta perapian dan pembekuan,” jelas Arsal. 

Bersinergi dengan Bea Cukai Ternate, ekspor perdana tuna loin dilakukan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate dan secara resmi dilepas oleh Wakil Gubernur Maluku Utara.

CV Mitra Tuna Mandiri juga telah tersertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) Grade B di mana proses pengolahan ikan sudah sesuai dengan standar, yaitu telah menerapkan dan memenuhi persyaratan GMP, SSOP, dan atau sistem HACCP yang dipersyaratkan Otoritas Kompeten.

“Jadi kita jamin produk yang dihasilkan memiliki Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan,” papar Arsal.

Kegiatan seremoni ekspor perdana ini dihadiri langsung oleh CEO Anova Mr. Blane Olson yang merupakan buyer dari CV Mitra Tuna Mandiri.

Dalam sambutannya Mr. Blane mengatakan bahwa CV Mitra Tuna Mandiri menghasilkan produk dengan kualitas tinggi yang akan dipasarkan di Amerika dan selalu memastikan rantai suplai dari nelayan sampai produk diterima oleh pelanggan di Amerika.

Adapun beberapa poin yang menjadi acuan penting dalam memberikan jaminan mutu ke pelanggan adalah semua pasokan tuna dapat terlacak ketelusurannya dari hulu hingga hilir.

Semua tuna yang diproduksi berkualitas tinggi dan diolah menggunakan teknologi yang canggih, produk yang dihasilkan telah melewati uji laboratorium dan sesuai standar FDA, serta untuk pekerja diberikan upah di atas rata-rata. Poin pentingnya, UPI telah menggunakan sistem fair trade yakni prinsip perdagangan yang adil. 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Meybi Kantongi Omzet Rp75 Juta Sebulan dari Daun Kelor

Trubus.id — Daun moringa alias kelor bagi sebagian orang identik dengan mistis. Namun, bagi Meybi Agnesya Neolaka Lomanledo, daun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img