Saturday, June 22, 2024

Sentra Walet di Parigi Moutong, Miliki Lebih dari 1.000 Gedung

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) di Provinsi Sulawesi Tengah menjadi salah satu sentra walet. Sohor sebagai penghasil sarang walet sejak 2005. Menurut salah satu pemilik gedung walet Abdul Aten, S.E., seluruh kecamatan di Parimo memiliki banyak rumah burung walet (RBW).

Total ada sekitar 989 gedung walet di Parimo yang tersebar di 23 kecamatan pada 2018. “Kemungkinan angka itu meningkat 3—4 kali lipat satu tahun terakhir,” ucap camat Parigi Selatan itu.

Kabupaten yang terletak di pesisir timur Pulau Sulawesi itu memiliki kondisi geografis yang sangat cocok untuk walet berkembang biak. Menurut Aten, walet membangun sarang di 3 wilayah yakni yang dekat sentra pakan, sentra walet, dan lintasan (jalur walet lalu lalang).

“Masih luasnya hutan, empang, dan sawah sebagai tempat walet mencari makan, dapat dipastikan populasi si liur emas tetap bertambah,” katanya.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, Normawati M Said, S.Pi., M.Sc., mengatakan, data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Parigi Moutong, mengungkapkan, saat ini rata-rata jumlah rumah walet di Kabupaten Parigi Moutong ada 1.040 gedung.

Berdasarkan data Balai Karantina Pusat Hewan dan Keamanan Hayati Hewan, Kementerian Pertanian, ratarata produksi sarang walet di Parigi Moutong mencapai 423,5 kg per tahun. Sarang walet yang memiliki bentuk mangkuk dan berwarna putih memiliki kualitas tertinggi.

Ia menuturkan harga jual sarang mengikuti kualitas dan harga pasar yakni Rp7 juta – Rp9 juta per kg. “Selain ekspor sarang, ada sebagian kecil daerah yang mengolah sendiri sarang burung walet menjadi produk turunan,” kata Normawati.

Desa Sendana, Kecamatan Kasimbar, membangun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) olahan sarang walet menjadi kopi walet. Harapan besar pemilik bisnis walet kepada pemerintah untuk menyediakan sarana dan prasarana pencucian sarang walet yang modern.

Selain itu mereka mengharapkan adanya koperasi atau badan usaha milik pemerintah untuk membeli sarang walet masyarakat. Adanya campur tangan pemerintah sebagai penampung produksi sarang walet diharapkan dapat menghapus manipulasi harga serta menghindari tengkulak sarang walet.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Berbisnis Olahan Bayam, Anak Muda Asal Tasikmalaya Raup Omzet Puluhan Juta

Trubus.id—Bayam tidak hanya menjadi sumber zat besi, tetapi juga bisa menjadi sumber cuan bagi  Filsya Khoirina Fildzah, S.Kep., Ners...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img