Thursday, May 14, 2026

Peluang Bisnis Lebah Lanceng Tak Hanya dari Madu, Propolis hingga Bibit Laris

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Peluang usaha lebah tanpa sengat atau lanceng tidak hanya berasal dari penjualan madu. Produk turunan seperti propolis hingga bibit koloni juga memiliki pasar yang menjanjikan.

Peternak lebah asal Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten, Ajid, membudidayakan Tetragonula laeviceps dan Heterotrigona itama. Dalam dua hingga tiga hari, sekitar 50 botol madu ukuran 400 ml miliknya habis terjual.

Ajid menjual madu seharga Rp175.000 per botol. Dalam waktu tiga hari saja, omzet yang diperoleh mencapai Rp8,75 juta.

“Kalau menuruti permintaan bisa empat sampai lima kali lipat itu,” ujar Ajid.

Menurut Ajid, panen madu itama relatif lebih mudah dibanding T. laeviceps. Hal itu karena kantong madu T. laeviceps berukuran kecil sehingga proses panennya lebih rumit.

Meski demikian, T. laeviceps menghasilkan propolis yang bernilai ekonomi tinggi. Ajid pernah menjual propolis kepada seorang peneliti di Bogor untuk diolah menjadi berbagai produk turunan.

Agar produksi propolis optimal, Ajid menanam berbagai pohon bergetah seperti mangga, sukun, pepaya, dan nangka di sekitar lokasi budidaya.

Selain madu dan propolis, Ajid juga menjual kotak sarang berisi bibit koloni maupun kotak kosong. Rata-rata ia mampu menjual sekitar 20 sarang setiap bulan.

“Tinggal pindahkan ke dalam kotak lalu letakkan di kebun,” ujarnya.

Menurut Ajid, keberadaan vegetasi yang mendukung membuat populasi lebah trigona di sekitar tempat tinggalnya terus berkembang. Setelah koloni membesar, ia dapat memecahnya menjadi beberapa koloni baru sehingga jumlah stup bertambah dan produksi madu meningkat.


Artikel Terbaru

Omzet Ratusan Juta dari Panen Durian Lokal

Trubus.id - Ketua Kelompok Tani dan Pokdarwis Kampung Durian Rancamaya di Bogor Selatan, Arifin membagikan kisah luar biasa tentang...

More Articles Like This