Tuesday, August 9, 2022

Seri Walet 167 Tetap Dingin Berkat Turbin Ventilator

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Turbin ventilator membantu sirkulasi udara di antara atap asbes dan cor berjalan lebih maksimal. Bila hanya memasang aluminium foil, suhu ruangan bisa saja kembali naik. Itu karena udara panas tidak bisa keluar lantaran sirkulasi udara jelek.

Sebelumnya suhu dalam bangunan walet itu mencapai 300C. Padahal, konstruksi bangunan 2 lantai itu sudah memenuhi standar. Dinding terbuat dari beton setebal 40 cm dan bagian atap dicor setebal 15 cm. Untuk menghalangi panas matahari di atap, dipasang celkon – bata cor dari semen berbentuk persegi panjang – secara beraturan. Sayang, upaya itu belum mampu menurunkan temperatur ruangan yang membuat walet tidak betah tinggal. “Jangankan walet, sriti aja ngga mau masuk,” ujar ayah 2 anak itu.

Ruang udara

Begitu Tjandra memasang aluminium foil, suhu ruangan berangsur turun. “Kalau masuk ke dalam rumah walet terasa sejuk, berbeda dengan sebelumnya, panas,” kata Tjandra. Setelah 5 bulan dipasang, walet mulai berdatangan dan mau bersarang. Peningkatan produksi memang belum signifikan sehingga masih untuk konsumsi sendiri.

Tjandra memakai aluminium foil untuk rumah waletnya seluas 12 m x 6 m itu setelah melihat atap rumahnya di Jelambar, Jakarta Barat. Pada bagian atap genteng dipasangi aluminium foil. “Ketika saya naik ke atas kok tidak panas,” ujar pria kelahiran Blitar 69 tahun silam itu. Sejak itulah ia mulai memesan aluminium foil asal Amerika Serikat untuk rumah waletnya.

Sebelum memasang asbes dan aluminium foil, kedua dinding rumah walet yang saling berhadapan ditinggikan terlebih dahulu. Dengan begitu terdapat ruang udara antara atap cor dan asbes. Satu sisi dinding dinaikkan 40 – 50 cm dan diberi beberapa lubang udara masing-masing berdiameter 5 – 6 cm. Dinding di seberangnya dinaikkan lebih tinggi, 1,5 – 2 m, dan diberi lubang udara mulai dari tengah sampai atas.

Isap panas

Untuk hasil optimal di bagian atap paling tinggi dipasang cyclone turbine ventilator. Alat sejenis exhaust fan atau roof fan itu berfungsi mengisap udara panas dan debu di ruangan antara atap cor dan asbes. Alat berbentuk seperti tabung itu juga berguna sebagai ventilasi atau sirkulasi udara. Turbin ventilator sangat efisien lantaran tidak memerlukan listrik, bebas perawatan, dan dapat bekerja selama 24 jam.

Ventilator bekerja dengan tenaga angin. Alat yang biasa dipasang di atap pabrik itu akan berputar hanya dengan embusan angin yang lemah sekalipun, tetapi ia juga mampu menahan angin berkecepatan tinggi. Ventilator juga akan berputar akibat perbedaan tekanan udara di dalam dan luar ruangan. Secara alami udara panas di dalam ruangan mengalir dan menekan keluar melalui sirip-sirip turbin sehingga ventilator berputar secara otomatis. Model siripnya yang dibentuk sedemikian rupa juga menghalangi masuknya air hujan.

Kelebihan lain, alat yang terbuat dari aluminium atau stainless steel itu kuat, berbobot ringan, dan tidak berkarat. Ventilator juga tidak berisik sehingga tidak akan mengganggu walet.

Alternatif

Sejatinya pemanfaatan aluminium foil di rumah walet bukan hal baru. Viany Chong H, konsultan walet di Jakarta Pusat menuturkan teknik itu sudah lama digunakan di Kalimantan. “Namun, karena aplikasinya sulit menyebabkan aluminium foil itu kurang diminati,” tambah Viany. Apabila terjadi kebocoran atap dalam waktu lama, penghalang panas itu akan rusak lantaran lapuk. Hal itu menjadi pemborosan karena aluminium foil harus dibongkar dan dipasang lagi yang baru. “Bila tidak segera diganti, panas akan tembus ke rumah walet,” katanya.

Toh, menurut Viany pemakaian aluminium lebih ekonomis dibandingkan styrofoam. “Bila menggunakan styrofoam, panas masih bisa tembus. Selain itu, semut, rayap, dan burung gereja sangat suka bersemayam di styrofoam. Hal itu tidak akan terjadi bila menggunakan aluminium foil,” ujar Viany.

Menurut Hary aluminium foil sebenarnya hanya salah satu alternatif mendinginkan suhu rumah walet. “Cara lain adalah meninggikan atap, memberikan air di atap, membuat lubang udara yang banyak, atau memasang roof exhaust fan,” tambahnya. Namun, sebelum menggunakan cara tersebut sebaiknya pengusaha mengecek suhu ruangan dulu. “Jika suhu dalam rumah walet sudah 27 – 290C, maka tak perlu lagi menerapkan teknik untuk menurunkan suhu agar tidak terjadi pemborosan,” kata Hary.

Harus rapat

Menurut Hary ada 2 macam aluminium foil yang beredar di pasaran: tipe bubble yang dilengkapi bahan menyerupai busa di antar aluminium dan tipe biasa berupa lembaran tipis seperti seng. Kedua aluminium foil itu banyak dijual di pasar dengan beragam merek dan harga. Pilihlah yang berkualitas, tandanya tidak mudah sobek dan bila diletakkan di bawah sinar matahari, menyilaukan mata.

Agar efektif memantulkan sinar matahari, aluminium foil harus pas dipasang. Lembaran aluminium dipasang di atas reng, jaraknya 3 cm dari asbes. Sambungan antaraluminium foil harus rapat agar udara panas tidak masuk ke dalam ruangan. Caranya, setiap sambungan dibuat tumpang tindih selebar 5 – 10 cm. Pada bagian sambungan itu diberi isolasi khusus supaya aluminium tertutup rapat. Dengan begitu panas matahari tidak tembus dan suhu ruangan turun sehingga walet pun mau datang. (Rosy Nur Apriyanti/Peliput: Tri Istianingsih)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img