Friday, January 16, 2026

Sorgum Bisa Buat Ternak Tambah Gemuk

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—  Dosen di Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. Luki Abdullah, M.Sc., Agr., dan tim meracik formula pakan komplet berbahan dasar sorgum (Sorghum bicolor) dan daun tarum (Indigofera tinctoria).

Luki memberi nama produk itu Sorinfer singkatan dari nama kedua genus tanaman: Sorghum-Indigofera Fermentasi. Kandungan protein kasar 13,82% dan total energi 65%. Sorinfer pakan lengkap yang diformulasikan sesuai kebutuhan ternak.

Kombinasi kedua bahan itu proporsional yang pas ditambah bahan aditif sehingga komposisi nutrien yang seimbang dan memenuhi kebutuhan ternak. Menurut alumnus Gottingen University, Jerman, itu penambahan pakan cukup 5% dari bobot tubuh.

Misalnya domba berbobot 35 kg pemberian pakan sorinfer 1,75 kg per hari. Sapi berbobot 400 kg pemberian 20 kg per hari. Frekuensi pemberian 2—3 kali sehari. Pada saat penelitian, Luki memberikan pakan sorinfer kepada sapi Peranakan Ongole (PO).

Hasilnya penambahan bobot badan (PBB) sapi rata-rata 0,8 kilogram per hari. Pada umumnya PBB sapi PO itu 0,4—0,8 kg per hari. Selain itu pemberian pakan komplet memulihkan bobot badan sapi akibat perjalanan yang biasanya susut 12—15%.

Pakan itu membantu memulihkan bobot dengan PBB 1 kg per hari pada sapi yang baru mengalami transportasi. Adapun domba yang mengonsumsi pakan sorinfer menunjukkan pertambahan bobot badan 200—250 g per hari. Lazimnya Pertambahan Bobot Badan Harian (PBBH) domba 50—150 gram.

Semula bobot domba 41 kg, setelah sebulan menjadi 46,3 kg. Peternak memberikan 1,8 kg pakan per hari. Jika ingin menghasilkan 1 kg daging domba, membutuhkan 10,1 kg pakan dengan harga Rp30.000.

Para peternak berminat memperoleh pakan sorinfer karena mencegah penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang tengah mewabah. Karakteristik sorinfer asam, pH 3,8—4,0 dan mengandung asam asetat 1—2%. Peternak idealnya memberikan sorinfer jika pedet berumur di atas 6 bulan.

Sementara itu untuk domba, pemberian sorinfer saat umur ternak di atas 4 bulan. Luki dan tim bekerja sama dengan PT Santana Manggala Karya melalui PT Prima Agrostis Nusantara (PAN).

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img