Wednesday, January 28, 2026

Tabir Surya dari Bahan Alami

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Sinar terik matahari dapat merusak kulit. Oleh karena itu diperlukan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Berikut ini beberapa bahan alami yang dapat digunakan sebagai tabir surya.

Rumput laut

Rumput laut berpotensi sebagai bahan baku industri kosmetik. Rini Yanuarti dan rekan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (IPB), meneliti kandungan senyawa aktif dan nilai Sun Protection Factor (SPF) pada ekstrak rumput laut Turbinaria conoides dan Eucheuma cottonii.

Hasilnya, kedua rumput laut itu dapat digunakan sebagai bahan aktif krim tabir surya. Nilai SPF tertinggi pada ekstrak etanol rumput laut jenis Turbinaria conoides, yakni 16,7. Kemampuan tabir surya dianggap baik jika nilainya di atas 15. Adapun nilai SPF ekstrak etil asetat rumput laut jenis Eucheuma cottonii hanya 8,8.

Kulit bawang

Tina Dwi Rahayu mencari kulit bawang merah Allium cepa sebagai bahan tabir surya. Tina dan tim riset Farmaka Tropis Universitas Mulawarman, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mengukur aktivitas tabir surya dengan spektrofotometer.

Aktivitas antioksidan kulit bawang merah tergolong kuat. Nilai IC₅₀ ekstrak metanolnya mencapai 39,22 ppm. Kandungan flavonoidnya berfungsi sebagai antioksidan yang menghambat pembentukan radikal bebas.

Daun matoa

Lazimnya masyarakat di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, membiarkan saja daun matoa berguguran di halaman rumah. Sebetulnya daun matoa memiliki khasiat kesehatan yakni sebagai tabir surya alami.

Itulah  penelitian Erwan Kurnianto dan Ika Ristia Rahman dari Akademi Farmasi YARSI Pontianak. Hasil riset mengungkapkan nilai sun protection factor (SPF) tertinggi terdapat pada pelarut etanol 70% dengan kategori ekstra nilai proteksi 24, 45.

Flavonoid dalam daun matoa berperan sebagai tabir surya. Semakin tinggi kadar flavonoid suatu ekstrak maka nilai SPF juga meningkat.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img