Sunday, January 25, 2026

Tiga Cara Budidaya Kurma

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Menurut Ketua Indonesia Date Palm Association atau Asosiasi Kurma Indonesia (AKI) sekaligus praktisi kurma, Ir. Agung Widjanarka, ada 3 cara untuk pengembangan budidaya kurma yaitu biji, anakan, dan kultur jaringan.

Untuk sumber tanaman dari biji, petani bisa menghasilkan jenis baru dari Indonesia. Namun, tidak bisa dipastikan untuk waktu dan kualitas buahnya apakah lebih baik atau lebih buruk daripada induk.

Petani tidak dapat membuat target tanaman jantan dan betina, karena perbanyakan tanaman asal biji. Untuk kurma asal bibit anakan kelebihannya memiliki sifat sama dengan induk dan genjah.  Namun, petani tidak dapat memastikan kapan pohon kurma bertunas. “Anakan bisa muncul bahkan ketika tanaman berumur lebih dari 20 tahun,” kata Agung.

Berbeda dengan biji dan anakan, bibit asal kultur jaringan sangat memungkinkan bagi para pebisnis kurma. Kepastian varietas, jumlah jantan betina, umur berbunga, dan jumlah buah lebih menjanjikan karena panen pun bisa diprediksi.

Menurut alumnus Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta itu, yang perlu diperhatikan pada kurma asal biji adalah penamaan kurma boleh dilakukan jika ditanam secara luas dan diteliti kestabilan pertumbuhan serta karakteristik buah ketika panen seperti ukuran buah, rasa buah, dan bobot buah.

Aturan yang sama juga dilakukan Kementerian Pertanian Indonesia untuk berbagai jenis tanaman. Dengan kata lain, jika jumlah tanaman yang tumbuh masih sedikit, belum bisa dikatakan bahwa kurma itu merupakan jenis kurma baru dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait asal mula induk tanaman kurma.

Artikel Terbaru

Madu Herbal Rahasia Bugar Setiap Saat

Bagi sebagian besar orang termasuk Dede Rizky Permana, pandemi Covid-19 merupakan masa penuh kecemasan. Meski begitu ada kebiasaan kecil...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img