Trubus.id— Sektor penggemukan domba seringkali diminati peternak pemula. Hal ini karena perputaran uangnya cepat jika menggunakan sistem yang tepat. Misalnya peternak dapat menggunakan sistem tiga bulan panen. Berikut ini empat hal yang perlu diketahui peternak pemula agar sukses penggemukan domba.
Kandang baterai
Penggemukkan domba intensif dilakukan di kandang baterai. Kandang disekat-sekat dan hanya ditempati 1 ekor setiap sekatnya. Desain kandang seperti ini bertujuan agar domba tidak banyak gerak, sehingga proses pembentukan daging lebih efektif.
Pakan ideal
Selain hijauan berikan pakan tambahan seperti konsentrat. Konsentrat berupa campuran dedak, bungkil kelapa, tepung jagung, bungkil kacang tanah, tepung tulang, kapur, dan garam dapur. Dengan pakan seperti itu nafsu makan domba tinggi.
Mencukur bulu domba
Domba merupakan ternak penghasil bulu dan daging. Rutin mencukur bulu domba salah satu cara mengoptimalkan bobot ternak. Pencukuran bulu menyebabkan domba memanfaatkan nutrisi yang diperoleh untuk pembentukan daging terlebih dahulu daripada untuk pertumbuhan bulu. Itulah sebabnya domba yang lebih sering dicukur lebih berbobot dibandingkan dengan domba yang jarang dicukur.
Pakan lamtoro
Penambahan tepung lamtoro hingga 30% meningkatkan konsumsi, kecernaan serat kasar, dan penambahan bobot domba hingga 34,5 gram per hari sehingga mampu meningkatkan performa domba lokal.
Itulah hasil penelitian Nurul Fadhilah Abbas dari Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Institut Pertanian Bogor. Lamtoro Leucaena leucocephala mengandung protein yang tinggi 25—32% dari bahan kering. Sumber hijauan lain yang potensial adalah daun gamal Gliricidia sepium. Gamal mengandung protein kasar 22—27%.
