Trubus.id–Budi daya bunga pacar air atau pihong menjadi sumber pendapatan bagi warga di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Ahmad Saepudin. Ia rutin memanen 1 kuintal bunga pacar air atau pihong setiap hari.
Pria yang akrab disapa Gery itu minimal dapat mengantongi omzet Rp1,5 juta per hari setara Rp45 juta sebulan. “Harga bunga tabur pihong dari kebun Rp15.000 per kg saat ini,” ujar Gery.
la menjual bunga pihong di 10 toko bunga besar di tempat pemakaman elite yang tersebar di Provinsi DKI Jakarta saban hari. Total terdapat 10 pelanggan toko bunga yang harus dipasok setiap hari.
“Jumlah kebutuhan masing-masing toko bunga berbeda. Rata-rata 1–2 karung per hari. Setiap karung berisi 6 kg bunga pihong,” ujar Gery.
Penjualan juga melalui loka pasar. Ia menjual 2–3 kg bunga seharga Rp30.000–Rp35.000 per kg setiap hari. Gery menuturkan di pasar daring itu harga jual lebih mahal karena harga eceran.
Alasan lain mempertimbangkan biaya potongan untuk membayar lapak di toko daring. Pendapatan Gery dari penjualan daring sebesar Rp 1,8 juta per bulan. Konsumen daring tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Sayang, ia masih terkendala untuk pengiriman jarak jauh. Meski begitu, berbisnis bunga pihong menguntungkan bagi Gery. Musababnya pendapatan bisa meningkat sepuluh kali lipat saat hari raya keagamaan. Sebut saja menjelang Ramadan, Idul Fitri, Natal, dan Imlek.
Saat itu terjadi lonjakan permintaan yang selalu disertai kenaikan harga. “Harga bunga tabur pihong biasanya naik sepuluh kali lipat juga,” kata pekebun pihong sejak 2020 itu.
Gery menuturkan saat momen hari raya keagamaan harga bunga pihong mencapai Rp150.000 per kg. Sayang, hasil produksi bunga pihong Gery belum bisa memenuhi semua permintaan saat hari raya keagamaan. Ia juga mengandalkan pasokan dari pekebun lain di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. (Intan Dwi Novitasari)
Mengenai cara hasilkan pihong berkualitas dan kriteria yang diinginkan pasar Anda dapat membaca pada Majalah Trubus edisi September 2024. Akses pembelian majalah pada google playbook (klik di sini) yang mengupas tuntas mengenai Peluang Besar UMKM Pertanian Indonesia.
