Trubus.id — Setiap pehobi memiliki cara perawatan sendiri pada kucing kesayangannya. Perawatan kucing juga bergantung pada jenis kucing yang dimiliki. Misalnya, perawatan kucing ras berbulu panjang akan berbeda dengan kucing ras berbulu pendek.
Seperti halnya, Cik Anani, pehobi kucing asal Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang memiliki cara sendiri dalam merawat kucing ras berbulu panjang. Ia rutin merawat kucing kesayangannya agar tetap sehat dan tampil prima.
Ia rutin merawat untuk menjaga kebersihan kucing (grooming) setiap sepekan sekali. Apalagi, jika mendekati kontes, perawatan kebersihan dilakukan sepekan dua kali. Tiga pekan sebelum kontes biasanya sudah rutin merawat kebersihan.
Perawatan itu bertujuan menjaga kesehatan dan kebersihan warna bulu. Menurut Ana—panggilan Cik Anani—selama perawatan harus teliti dan detail lantaran timbulnya jamur berawal dari grooming yang tidak bersih.
“Pastikan sampo tidak tertinggal di bulu atau kulit pori-pori kucing,” kata Ana.
Perawatan kucing ras persia membutuhkan waktu 4 jam. Rinciannya, waktu memandikan 1,5 jam dan mengeringkan bulu 2,5 jam. Lama perawatan bergantung pada jenis bulu kucing.
Makin tebal dan padat bulu kucing peliharaan, perawatan pun semakin lama. Ana juga rutin memberikan vitamin untuk menjaga imunitas kucing. Kalau pemberian vitamin telat, kucing mudah sakit. Apalagi, ras persia yang hidungnya pesek.
Pemberian vitamin sehari sekali. Sementara itu, saat ada kucing lain sakit, Ana memberi vitamin 3 kali sehari. Pehobi kelahiran Kota Makassar, Sulawesi Selatan, itu memberi pakan segar (raw food) berupa daging sapi, ayam, dan kelinci. Pemberian pakan 3 kali sehari pada pukul 06:00, 12:00, dan 17:00.
Malam pun terkadang mendapatkan tambahan pakan. Menurut Ana, pemberian pakan harus tepat waktu. Jika pemberian pakan telat, kucing berisiko terkena penyakit gastritis atau mag. Selain itu, Ana juga memberi pakan kering sebagai camilan.
