Trubus.id — Lalat buah menjadi momok pekebun. Serangan lalat buah berdampak pada kerusakan buah. Bahkan, jika serangan lalat buah masif, berpotensi mengakibatkan gagal panen. Oleh karena itu, sangat penting untuk segera menangani serangan lalat buah dengan tepat. Berikut ini cara membasmi lalat buah.
Jebak lalat buah dengan air gula
Lalat buah sering jadi masalah menjelang masa panen. Kerusakan yang ditimbulkan memang tidak parah, tetapi cukup mengganggu penampilan buah. Ada cara mudah mengatasinya.
Gantungkan botol minuman yang dilubangi bagian tengahnya dengan paku. Setelah itu isi botol dengan air gula. Dengan begitu, lalat buah akan masuk ke botol. Lalat yang masuk tidak akan dapat keluar lagi.
Lalat terjebak aroma buah klampis
Aroma buah klampis yang tajam menjadi daya tarik bagi lalat buah. Pekebun bisa menjebak lalat buah dengan buah klampis itu. Siapkan 10 buah klampis, lalu belah agar aromanya menguar. Selanjutnya, potongan buah itu ditaruh di dalam botol plastik yang terbuka. Aromanya akan mengundang lalat masuk ke botol. Lalat pun akan terjebak dan gagal keluar.
Untuk sebuah pohon, gantungkan 4–5 botol di beberapa ranting. Dengan begitu, tanaman buah Anda akan mulus tanpa lalat buah.
Jeringau atasi lalat buah
Kabar baik bagi pekebun buah dan sayuran. Pekebun bisa memanfaatkan ekstrak jeringau Acorus calamus dan ekstrak buah belimbing untuk mengatasi lalat buah. Ambil ekstrak belimbing dengan cara memeras buah dan mengambil airnya, sedangkan untuk jeringau, Anda bisa menyulingnya terlebih dahulu.
Cairan itu kemudian diteteskan ke kapas yang diletakkan di dalam botol plastik sebagai perangkap lalat. Dosis 0,25 ml ekstrak buah belimbing dan 0,75 ml ekstrak jeringau mampu menangkap 1.250 ekor imago lalat buah, dengan waktu efektif memerangkap 18,75–54,75 hari.
Daun sirsak musuh lalat buah
Daun sirsak ampuh mengatasi lalat buah. Itu sesuai dengan hasil penelitian yang menunjukkan 8,38% bubuk daun sirsak membunuh 50% hewan uji setelah 48 jam perlakuan. Fertilitas lalat buah pun menurun dan terjadi perubahan perilaku menjauhi pakan.
Selain itu, perilaku terbang imago atau serangga dewasa juga semakin lamban. Asetogenins dalam daun sirsak berfungsi sebagai antifeedan yang dalam konsentrasi tinggi membuat hama tidak lahap memangsa buah.
